Anak2 itu emang lucu banget ya...lovable pwol!!!!
Nah, berikut adalah salah satu cerita ttg kepolosan &kelucuan mereka ...
Di suatu hari yang cerah, Kail—masih duduk di bangku SD kelas 3, pada saat pelajaran agama Islam oleh gurunya diajarkan bahwa Salah satu yang bisa membatalkan puasa adalah air mani yang keluar dengan sengaja.
Ok, dia ngerti kenapa terkadang air mani bisa keluar dengan tidak sengaja. ..tapi dia masih punya pertanyaan lain, dan sepulang sekolah dia bertanya pada ibunya;
“Ibu, apakah air mani bisa keluar dengan sengaja?”
Si ibu yang terkaget2 dengan jawaban sang jagoan, menjawab
“ya, bisa saja...jika kamu memikirkannya terus menerus..bisa keluar deh” jawab si ibu, tapi tentu saja dia tidak menerangkan bagaimana mediatornya. (ya iyalah!!...;)
Si anak bertanya kembali “tapi, KENAPA mesti repot2 dikeluarin mah?”
Kali ini ibu tak ingin menjawabnya.
----
Raihan (umur sekitar 6 thn) sepulang sekolah bertanya pada sang mama.
“Mah, kalo aku suka sama cewek, dia mesti gimana? Tanyanya antusias dengan muka polos, mata besar dan pipi gembulnya.
“Dia mesti Islam kan mah?”
Si mama terkejut mendengar jawaban sang anak, tetapi dia senang karena anaknya sadar bahwa tidak baik berbeda agama dengan pasangan hidup. Oowh oke anaknya boleh juga niiyy.
“Trus apa lagi mah?”
“Oh aku tau Mah! Dia mesti rajin sholat kan mah?”
mama nya kembali kaget.
“Kalo gitu aku akan tanya dia “eh, kamu rajin sholat nggak?” katanya mantap, sambil menirukan gesture yang akan dia praktikkan di depan cewek idamannya itu. Si mama kembali terkaget-kaget dengernya.
“Trus trus..apalagi mah?”
“ya kalo bisa, dia mesti sayang sama mama, papa& adek” jawab mama lembut.
“trus?”
“dia harus pintar, supaya kalian bisa berdiskusi dan enggak nyusahin Raihan nantinya..”
Si ibu pikir, perbincangan sudah berakhir disitu. Dan rutinitas berjalan seperti biasa.
Lalu seperti siang yang lalu, Raihan kembali bercerita..
“mah, hari ini aku ke rumah ..(nama si cewek itu—sowry si mama lupa nama anak cewek itu)..sama mamang (sopirnya)”
Si mama kembali kaget, enggak nyangka bahwa pembicaraan itu akan berlanjut.
“Kayaknya dia SUKA sama aku deh mah, dia ngeliatin aku terus gitu!” jawabnya sambil tersipu.
“Eh Mah, apa nama gedung (pernikahan) tempat mbak ... (nama sepupu mereka) kemarin nikah?”
Belum sempat si mama menjawab dan bertanya, Raihan sudah bertanya lagi
“kita harus booking tempat itu sekarang Mah” perintahnya.
“kenapa”
“AKU MESTI NIKAH SAMA DIA sekarang!”
Si Mama shock. Tapi berusaha untuk tetap tenang.
“Raihan, di zaman sekarang, cowok2 itu biasanya nikah 25-30 thn dr sekarang”
“AKH MAH, LAMA BANGET! AKU ENGGAK BISA NUNGGU SELAMA ITU! AKU MESTI NIKAH SEKARANG MAH!”
Si mama pikir, mesti jawab apa lagi niiii....akhirnya dia bilang
“Raihan, selama 25-30 thn itu akan banyak gedung2 pernikahan yang akan dibangun, dan kita mesti pilih yang terbaik, kita harus pake yang paling OK kan?”
Si anak sih akhirnya diam, tapi ibunya masih shock sampai sekarang. Karena suatu hari ketika si mama& sang nenek datang kesekolah utk menjemput dan tentu saja ketika itu menyapa (dengan cara sperti biasanya) semua teman2 anaknya, termasuk si cewek idaman itu, si anak langsung berkata “Mah, jangan gitu dong, dia kan PACAR aku!”
Gubrak!
*keduanya adalah cerita sebenarnya seperti yang dikisahkan kedua orang tuanya kepada penulis.