Monday, May 11, 2009

merencanakan kehamilan

Ada seorang teman, pengantin baru yang bertanya bagaimana caranya supaya bisa hamil?
Saya tentu tergelak mendengarnya. Karena saya tidak mempunyai trik khusus, semuanya terjadi begitu saja tanpa direncanakan, alhamdulillah…

Tapi saat menjalani kehamilan ada begitu banyak adaptasi dan pembelajaran yang saya harus jalani sambil jalan. Jadi jika anda bernasib sama seperti teman saya, yang sedang menunggu kehamilan—padahal kita tahu, kehamilan itu sebaiknya tidak ditunggu dengan senewen, santai saja sambil tetap berusaha pastinya.
Nah, sambil menunggu coba ikuti saran saya, supaya nantinya anda tidak tergagap-gagap dengan kehamilan anda.

1. Sebaiknya anda mulai mengambil tes TORCH. Tes ini berguna utk mengetes kadar IgG Toksoplasma, Rubella, CMV, and HSV. Jika salah satu hasilnya adalah positif, maka artinya antibodi anda pernah terpapar virus ini. Hal ini penting karena jika memang benar kita terpapar salah satunya, maka bisa mempengaruhi pertumbuhan janin, atau bisa membuat janin lemah.
2. Anda akan diminta utk mengambil tes TORCH tahap kedua yang berguna utk mengetes antobodi IgM. Jika salah satu dr elemen ini ada yg positif, artinya virus sudah melewati antibodi anda dan saat ini sedang bersarang di dalam tubuh anda. Anda akan diminta untuk menyembuhkan penyakit ini terlebih dahulu sebelum perencanaan kehamilan.
3. Nah, jika kedua tes tersebut memperlihatkan tanda negatif dan anda juga sudah yakin terbebas dari penyakit2 yang lain. Maka tahap yang kedua adalah...Mempersiapkan KEUANGAN!! Hehehe...
karena utk hamil itu dibutuhkan biaya yg tidak sedikit utk periksa, membeli vitamin, beli baju hamil dan seabreg perubahan lain yang mengakibatkan perubahan neraca keuangan.
4. Lalu, mulailah mencari referensi dokter kandungan yang OK. Karena kadang apa yg cocok buat teman kita, enggak cocok buat kita. Atau kadang cocok dokternya tp enggak cocok sama biaya konsultasinya. Atau bisa juga, cocok sama dokternya, tp RS yg berafiliasi dengannya tak terjangkau. Jadi semuanya mesti cocok, antara financial dan kepuasan sebagai pasien.
5. Better utk mulai membaca2 tentang kehamilan di buku, internet atau dr manapun. Karena semakin kita banyak baca, maka semakin banyak keterangan yang kita ingin tahu dan list itu sebaiknya dibawa saat berkunjung ke dokter. Karena kebanyakan dokter, suka pada enggak mau ngomong kl enggak ditanya. Padahal kita sebagai ibu hamil baru, pasti enggak tahu2 apa2 tu soal kehamilan. Mulai dr mitos kehamilan sampai dengan apa yg mesti diwaspadai.

Gimana, udah siap menghadapi kehadiran sang buah hati?