Wednesday, November 21, 2007

ramalan

semalam, saya mendengarkan radio sambil bermain games plus bertelpon ria dengan lelakiku (hehehe..maklum manusia multitasking ;)

di ujung radio sana, acaranya lagi ramal2an. ada seorang penyiar dengan peramal. pendengar bisa minta diramal dengan cara menelpon ke radio tersebut.
lalu seorang perempuan muda menelpon, dalam perjalanan pulangnya--sepertinya dia sedang berada di dalam mobil.

dia bercerita dan bertanya tanpa malu2 bahwa dia sudah tidak perawan lagi dengan pacarnya yang dulu, lalu apakah si pacar yang sekarang bisa menerima?
peramal bilang, si cowok akan OK.
perempuan itu yang sedang dimabuk kebahagiaan dengan jawaban sang peramal itu tertawa gembira.
dia sedang di lamar, apakah sebaiknya dia menerima? apakah dia akan bahagia dengan pacarnya yang sekarang ini? peramal bilang, spertinya kalian akan bahagia.
dia kembali tertawa, jenis tertawa yang lepas.
lalu cerita berlanjut, kali ini kembali blak2an, bahwa dia sudah lihat "barang" cowoknya yang sekarang, dan apakah dia akan "puas" dengan cowoknya yang sekarang?
(pertanyaan yang enggak penting banget utk ditanyakan ke peramal?)
kamu akan puas dengannya. begitu jawab sang peramal.

lalu si perempuan kembali terbahak, keras, terbahak, berulang2. mengganggu. tidak sopan. telinga saya sampai sakit mendengarnya.

waktu sudah hampir habis, tetapi perempuan memaksa, dia punya 1 pertanyaan lagi.
dulu saya pernah diramal, katanya saya enggak akan cocok sama yang sekarang, tapi kenapa dia melamar?jadi kami akan cocok atau tidak?

peramal bilang: ya, kalian enggak cocok.
jadi saya enggak akan lama?
enggak.
kok gitu?
ya kamu tanya, saya jawab.
kenapa? cerai? suaranya melemah dengan drastis.
mungkin.
dia diam.

penyiar mengambil alih, menutup acara.
saya geleng2 kepala.

Tuesday, November 20, 2007

jalan hidup

dulu waktu saya masih kuliah. saya berencana untuk ambil jurusan broadcasting saja. tetapi sebuah obrolan di kantin belakang kampus dengan seorang kakak tingkat, membuat saya berubah pikiran.
dia bilang "kamu masuk periklanan saja, disana enak, saingannya gak banyak".
saya bingung, saya bilang "saya enggak bisa nggambar"
dia bilang 'enggak harus bisa nggambar kok"
dan akhirnya saya mengambil konsentrasi study periklanan.
sewaktu magang, saya sempat berencana mau ambil divisi copywriter, saya pikir: saya suka baca, pastilah tak susah untuk menulis naskah iklan.
tetapi lowongan di Matari waktu itu adanya divisi account planning& research. jadilah saya berkutat dengan data dan hasil analisa.

diantara waktu itupun saya masih bingung, mau jadi AE atau kekeuh ke copywriter?
saya, yang waktu itu enggak tahu percis perbedaan kedua jobdesc tersebut, bingung mau milih yang mana?

akhirnya, ada lwongan pekerjaan di kompas edisi jogja, utk menjadi AE. saya coba deh, trus keterima, trus baru disana saya sadar, sepertinya saya lebih bisa menjadi AE ketimbang merangkai kata.
walau akhirnya saya tak lulus probation disana, profesi yang saya sandang sudah terlanjur menjadi AE. sebuah workshop yang saya ikuti dan akhirnya mengenalkan saya dengan Djito Kasilo pun, membuat dia percaya bahwa saya punya bakat jadi AE.

lalu, saya datang merantau ke jakarta dengan lowongan AE.
padahal kalau dipikir2 kedatangan saya waktu itu, benar2 tanpa skill yang cukup kompeten sebagai seorang AE agency Jakarta. bisa dibilang saya masih junior sekali.
sekarang, pangkat saya sudah naik. keuntunganya sekarang saya jadi AE yang punya base copy, menarik bukan?
dan jelaslah bahwa kebingungan saya di masa lampau menjadi menarik utk direnungkan.
bagaimana menurut anda?

Wednesday, November 07, 2007

official jadi AE

Hari ini aku resmi jadi Account Executive!! Yipeyyy!!... :D

Senang sekali deh rasanya!

Setelah 1 tahun 4 bulan jadi Junior Account Executive.

Secara jabatan memang berubah, tapi job desc nya masih sama kok. Masih anak bawang juga, walau reward nya berubah—agak naik dikit hehehe....

Nggak nyangka lhoh bisa betah disini.

Walau udah nglamar2 ketempat lain...tapi kayanya si Penguasa Jagat masih menetapkan diriku supaya disini.

Tadinya waktu gak jadi dipinang sama agency2 tetangga aku agak bete juga, sempet ngerasa “emang aku sebegitu nggak pinternya ya?” tapi mungkin pesan moralnya adalah, supaya aku punya pengalaman ‘meniti’ karir di 1 tempat yang sama. Akan ada saatnya (yaitu hari ini) bahwa karirku bisa naik, dengan reward yang sama juga.

Dan akan tiba saatnya juga (nanti) dimana aku bisa mendapatkan agency dan client idamanku...

amin

asmara

sudah lama aku tak berbicara emapat mata dengannya benar2 menatap matanya.
aku merindukan guyonan2nya. bahkan tahun ini kami belum sempat bertemu untuk merayakan ulang tahun kami berdua. he's my birthday-mate.
siang ini, kutrangkap berita darinya. dia sedang jatuh cinta...
senang rasanya.
melihat dia bangkit dan melanjutkan hidup. kukirimkan sebuah kata
biarkan dia mengawang membumbung
menikmati udara
sampai pada saatnya nanti akan ada landasan yang membuatnya nyaman untuk turun dan berjalan
mendaki
menurun
tetapi semuanya akan terasa indah terasa, karena kita akan mengayuh bersama...