Tadinya saya pikir….nanti sajalah ketika ilmu saya sudah siap, saya baru hamil.
Tp ternyata rejeki ini datang lebih cepat dari yg saya duga. Jadilah saya belajar dengan terbata-bata…tp ternyata ini lebih menyenangkan dari yg saya duga.
Alhamdulillah tidak ada masalah yg berarti dalam trisemester pertama ini. tidak muntah, hanya mual yang berlebihan kala kekenyangan maupun kelaparan. Alhasil saya yang tadinya like to crawl for food sekarang jadi males kl liat makanan. Termasuk malas memasak. Untung suamisayang gesit dalam hal ini, alhasil dia selalu memasakkan saya makanan, menyiapkan sarapan untuk saya, bahkan membuatkan saya air asam yang segar dikala mual menyerang atau segelas wedang jahe hangat dikala badan terasa dingin terasa. Kata teman, dalam minggu2 pertama memang badan jadi terasa lebih dingin, karena “gak enak badan”.
Ada cerita lucu, waktu pertama kali curiga saya hamil. Kami ke dokter seminggu setelahnya. Saya enggak punya referensi sebelumnya. Mau Tanya teman kok malu karena ntar kl ternyata enggak hamil, kan tengsin. Sedangkan kami berdua sama2 gak mengenal Jakarta. Akhirnya saya browsing dan viola…saya menemukan RS khusus ibu&anak yang sering kami lewati kl mau ke gambir. Yang serunya, karena saya enggak mengenal salah satu dokterpun, jadi saya pasrah aja dengan siapapun yg mereka rekomendasikan. Ternyata dokter ini antreannya pwaaanjaaang bgt! Saya datang jam 7 dan baru masuk ruangan jam 930! Dan saat didalam ruangan, kami berdua bagai kerbau di cunguk hidungnya, terlalu overwhelmed sampai2 enggak ngeh dah diapain aja dan gak Tanya apapun, pokoknya tiba2 dah diluar ruangan aja…
Itu belom dengan shock nya kami dengan total harga dokter, obat dan sulitnya kami mendapatkan vitamin yang di rekomedasikan. Dibutuhkan 4 apotek dan 2hari untuk memdapatkan seluruh obat dalam resepnya!! Waks!!..
Sekarang kl lagi senggang, saya suka menengok2 website parenting. Membaca informasi mengenai kehamilan dan update pertumbuhan janin week by week (subhanallah, bagaimana bayi menumbuh dalam rahim ini).
Sedihnya, saya merasakan mual. Seringnya saat perut ini terasa penuh. Jadi walaupun dalam beberapa hari ada perayaan2 makan2 enak gratis, saya cuman bisa pasang muka masam, karena saya hanya bisa makan 1 porsi kecil aja huhuhu..sedih deh..pernah ni, aku maksa makan banyak karena agak terprovokasi sama teman2 gerombolan si berat. Alhasil, saya mual-mual sepanjang meeting di sore harinya huhuhuhu…
Okelah, kl makan toh masih 3 kali sehari, jadi saya masih bisa curi2 snacking di sela2 waktu tersebut tp sayangnya mual ini masih berlangsung, bahkan saat saya minum susu khusus hamil! Menurut dosisnya, sebaiknya susu ini diminum 2kali sehari. sayang, saya bahkan sudah mual sebelum meminumnya! Mungkin otak ini sedikit terprovokasi membayangkan after effect-nya (kekenyangan setelah minum segelas susu).
Alhasil, berat badan saya belum juga berubah dari sebelum hamil, dengan sedikit perubahan pada bagian perut yg sedikit membuncit.
Saat ini saya lagi mengalami heartburn, ini adalah semacam sakit di ulu hati karena tertekannya lambung akibat kehamilan. Pagi tadi, saya bingung bukan kepalang dengan apa yg terjadi di ulu hati saya, plus sedikit mual. Hfff...rasanya nggak enak blas. Syukur, berkat kemudahan internet, membuat saya jadi tahu mengenai sakit ini yang ternyata ada di buku pintar kehamilan saya. Di buku itu disebutnya heartburn—jadi saya enggak ‘ngeh’ kl ternyata ini adalah nyeri yg sama.
Hehehe...ternyata hamil itu yg berubah enggak hanya fisik yang kasat mata dan pertumbuhan si janin saja, tetapi juga perubahan pada si ibu—yg enggak keliatan. Terutama ibu baru macam saya, yang panikan dan kagetan sama perubahan badannya sendiri :p
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
No comments:
Post a Comment