Thursday, April 24, 2008

aries party

di kntr kebetulan banyak yg berulang tahun di bulan april ini, ada: dian, pakdhe toro, putri, iqbal, pak Harno, lola & ical.

lalu mereka bikin lunch party dengan menu tumpeng nasi kuning, lengkap dengan ayam kecap, gudangan, sambal goreng ati, telor merah, perkedel, peyek teri dan ditutup dengan serabi Bandung. anak2 melingkari tumpeng yang terbungkus plastic dengan semangat, dan saat plastic dibuka…hap! lalu di lahap!!

seringkali saat kami punya acara, seringkali mencantumkan dresscode tertentu, dan dress code kali ini adalah batik.

kami yg terbiasa terbalut kaos jadi terlihat rapi jali dan manglingi.

saya enggak punya batik kecuali daster (tp enggak mungkin juga kan ke kntr pake daster?! ntar bisa heboh deh anak2 hehehe:P). beruntung ada sehelai kain dari Afrika bawaan Dini—calon adik ipar saya ekheem…—lalu dengan kecekatan dan kebaikan ibu, kami memotongnya, menjahitnya dan voila! jadilah sepotong rok, dalam waktu 3 jam saja. (maturnuwun kagem ibu marahi kulo saget njahit, hwakakakak! bahasanya ancur bgt! :D)

sebenernya kain itu definitely bukan batik, lha wong asalnya dr afrika. tapi dengan coraknya…yang agak caur, bikin aku gak punya pilihan. Dan serunya, anak2 banyak yg enggak ngeh, dan memuji habis2an rok itu. malahan ada yg mau beli rokku ini..hihihi..

*atau aku memberdayakan orang2 nigeria drpada jualan ganja mending jualan kain aja kali ya bo?:p

happy birthday Aries !







rok "batik"ku yang lucu!

Tuesday, April 22, 2008

Hari bumi, what I’ve done?

nothing!
bubur yg saya beli masih menggunakan bungkus stereofoam& plastic, saya selalu malas utk membawa tempat makan sendiri dr rumah.

saya prefer pake taksi, ojek atau motor& mobil pribadi instead of bis umum.

saya masih mandi dengan air bak dibanding dengan shower….

Thursday, April 17, 2008

kainkaincantiK!

ini lho mas yang namanya pashmina…kataku sambil menunjuk sebuah kain bermotif yang terpajang di sebuah toko kain.

itu kan selendang?! serunya dengan lugu

aku hanya tersenyum lucu…hehee..

bukan hanya dia saya yakin, yang bingung membedakan selendang, pashmina, syal, scarf, sampe dengan kafayeh…

persamaannya Cuma 1: sama2 bisa dipake di bagian leher.

selendang, biasanya berukuran lumayan panjang sekitar 2,5-3 meter. dulu biasa dipakai para perempuan untuk menggendong bayi2 mereka. so far as i know yang biasanya disebut selendang punya motif batik. hehehe cetek bgt ya infonya, sebenernya yg bener “Selendang adalah…completes an attire for a Javanese woman. It is similar in size and shape to the kemben. It becomes a highly functional piece of cloth which can be draped around the head in various ways. Most women in Java wear selendang so that they can carry personal objects when they need to” (http://www.seasite.niu.edu/indonesian/Budaya_Bangsa/batik/clothing.htm)

nah, lalu apakah pashmina itu? saya mengenalnya ketika bekerja di kntr ini, biasanya jika suhu diruangan menurun, maka kebanyakan perempuan akan mengeluarkannya dan menyampirkannya di bahu mereka sehingga para perempuan itu akan hilirmudik dengan beraneka warna dan motif.

pashmina sebenarnya adalah turunan dari wool cashmere. sering disebut sebagai pashmina karena berasal dari pashmina goat, kambing yang khusus dikembangbiakkan untuk diambil bulunya. sengaja dikembangbiakkan di daerah Ladakh of Kashmir, India, dengan suhu dibawah 20 derajat celcius. dengan begitu dihasilkan bahan yang halus yet warm. Pashmina tersedia dalam beberapa ukuran mulai dari "scarf" (12" x 60") to "wrap" or "stole" (28" x 80") samapi ke fullsize shawl (36" x 80"). aslinya pashmina dibuat dengan handmade

dengan proses yang njelimet, maka wajarlah jika harga yang dibandrol luar biasa tinggi. makanya sekarang mulai diproduksi dan dipasarkan pashmina edisi hemat, yang campuran kainnya enggak seratus persen wol. tetapo dicampur bahan sintetis lain supaya murah.

lalu, syal/ shawls. jika sudah baca tulisan diatas maka seharusnya anda sudah paham bahwa syal adalah perbedaan dari segi bentuknya saja, yang relative lebih panjang dan kecil. sehingga relative lebih mudah di lilit di leher. begitu juga dengan scraf yang lebih berbentuk persegi kotak.

selanjutnya ada Kafayeh. ini lah aksesoris paling up date yang sekarang lagi ngetren bgt! orang bule menulisnya dengan “keffiyah”, aku juga gak tahu sii apa yg paling bener dr tulisan ini.

kain segiempat berbentuk kotak2 dengan pinggir rumbai ini tiba2 menjadi happening, dengan corak warnawarni. mulai dari digantung di leher si kembar mary olsen, sampai ke gantungan kaki lima di emperan cihampelas!

honestly, aku juga enggak tahu fungsi asli dari Kafayeh ini apa? biasanya kafayeh ini dipakai oleh Yasser Arafat cs sebagai bagian dari penutup kepala. tapi lately barang2 yg berbau “timur tengah” memang sepertinya sedang mencuri perhatian public (atau menjadi komoditi global?) mulai dari aksesoris seperti kafayeh ini, buku2 macam Kite runner, sampai ke budaya Sisha mereka yang sudah lebih dulu menjadi tren….

saya? saya juga punya …. hehehehe…maklum korban runway :p

Tuesday, April 15, 2008

The making of “Nivea Body Night Whitening Milk-TVC”

Catatan yg tertinggal..sebulan yg lalu


akhirnya, shooting juga

Yipeyy…bagiku shooting itu akhirnya tinggal setengah jalan, ibarat orang kawin ini tu tinggal akad nikahnya.


Pagi ini semua berjalan lancar.

First do in the morning,jam 530 pagi. kami kumpul, go to the venue. Sampe sana para model sudah siap dengan make upnya.

Model dikumpulkan, kami cek wardrobe, dibawah matahari. Cocok. Cek rambut, potong rambut (!) cocok. Latihan jalan. Cocok.

Baru deh.

Shot!

Take pertama, adalah bagian dimana cewek2 mesti jalan dengan admiration dr para cowok (about this matter, we will talk it later ya guys…)

ini adalah set pagi hr saat cewek2 lagi pada jalan2...




Proses shooting itu tidak dilakukan berdasarkan urutan storyboard (cerita yang sudah dibuat dalam gambar2 berkotak, seperti komik) tetapi urutan pengambilannya dibuat berdasarkan availability matahari. Jadi mana scene yang membutuhkan sinar matahri kayak gini, itu yg diduluin, misalnya: adegan bangun pagi, jalan2, berangkat kantor, dll.

Dalam proses shooting seperti ini keberadaanku jadi penting gak penting. Mostly yang kerja adalah creative, AE sepertiku hanya bertugas supervise aja hehehe…sambil ongkang2 ngabisin jatah breakfast dan snack hihihi…

Tapi saya lebih banyak bertugasnya justru sebelum shoot, saat preparation.

Mulai dari bersama cerative team membuat konsep yang cocok dengan brief, bolak balik revisi, menyatukan pendapat kedua belah pihak (agency dan client), mencari talent (yang cantik yet have a good attitude—hmm…hal yang sangat berlawanan ya :p), dan saat konsep di approve maka saya bertugas untuk mencari production house dan sutradara yang cocok untuk mengeksekusinya yang disesuaikan dengan budget client. Mempresentasikannya ke client. Meyakinkannya bahwa pilihan kami bagus dan membuatnya mau menandatanganinya (ini hal yg sensitive krn mengandung duit ratusan juta sekalligus mempertanggung jawabkannya). Setelah quotation di approve, maka beberapa tugas kemudian menjadi tanggung jawab PH, tetapi pekerjaan saya belumlah usai, karena saya masihlah membuat kontrak, membuat jadwal post production, dll –yang semua itu tentunya dibantu oleh seorang producer.

Hari2 tersebut membuat saya bekerja sampai 15 jam sehari. itupun dengan hasil yang lambat karena banyaknya load kerja dengan minimalnya anggota team (karena biasanya masing2 dari kami minimal pegang 2 client dengan beberapa brand).

Shooting masih berjalan, 40 menit sudah berlalu, dan kami masih stuck dengan frame yang sama..

Salah satu hal yg paling nyebelin dr shooting adalah: Boring banget!

Yang takes time adalah saat ganti set, karena set mesti dibikin dari awal. Trus kadang kl talent-nya gak bisa acting, brr…pita filem bisa habis ber rol rol tu..

ini namanya inez, dan ini adalah TVC pertamanya, yang sebelahnya itu papanya.. eh, bkn deng, namanya mas Iim. group head creative ku yg lagi tidur2 ayam, saking bosennya...




set saat 2 cewek tidur berdampingan dan saling menggunakan nivea.

ini set yang paling boring nunggunya...


Biasanya, utk membunuh waktu, di set lokasi tersedia lots of magazine and thousands of food (kami menyebutnya sebagai jebakan shooting) dan yang paling seru adalah….ada tukang pijat! Biasanya tukang pijat ini di sewa seharian selama shooting berlangsung. Saya yang pegal2 lngsung tergiur tawarannya..tapi hebatnya dia beraliran pijat refleksi. Aku jadi takut sendiri ngeliat kelihaiannya memencet kaki..saya sampai kesakitan

dibuatnya. Beberapa bagian di jarinya mengapal, tanda sering digunakan. Dan rasanya? Dasyat man!!!

Saya yang sudah minta ampun2..akhirnya dilepaskan dengan kata penutup “ini ada sesuatu yg terjadi di usus besarnya, saya enggak bisa maksimal karena km sudah kesakitan” dan dalam hati saya jawab..”ya, saya sudah ketakutan” sambil pasang muka ketakutan sambil bersyukur, karena akhirnya dilepaskan..



Malam ini shooting selesai jam 1 pagi…

Hasilnya seperti apa?

Silahkan lihat di beberapa TV nasional dalam beberapa bulan kedepan dan share your comment in here ya guys! :D

Wednesday, April 09, 2008

client side

karir path saya sejak kuliah adalah satu: menjadi insan periklanan.
sudah 2 tahun sejak saya memulai karir profesional di jakarta. pada path2 sebelumnya im not consider myself as an professional.
pengalaman dan rasanya? sangat menakjubkan!
berkejaran dengan deadline, macam wartawan (tetapi dengan versi paling beginnernya), mengarahkan gaya serupa stylish, mengatur personal seperti manager, berdebat tengil kayak debaters, dan jalan2 berlagak traveller.
pengalaman yang paling enak adalah saat: jalan2 gratis, makan2 gratis, hasil kerja kita di hargai, dipajang dan suaranya didengar seolah2 saya adalah mahluk paling kreatif sedunia, melihat hasil kerja kita ada di pelosok dunia,
yang gak enak: kerja sampe pagi mata bengkak kaki kram otak dikaki kaki di otak, no room for mistakes, tak di anggap, jadi babu bagi semua orang...sebuah perasaan yg pernah membuatku sangat terluka.

shooting besok minggu, mungkin bisa menjadi pengalaman shooting terakhirku.
photosession minggu kemarin bisa jadi adalah photosession terakhirku
2minggu lagi adalah deadline terakhir advertorialku.
kemarin adalah pre-production meeting terakhirku
seminggu yang lalu adalah activation event terakhirku.
tapi semoga itu bukan jalan2 gratis terakhirku.
semoga medan adalah kota terakhirku utk menjadi awal jalan2 antar negara-ku.
semoga tadi adalah awalku dengan paperwork ku sebagai seorang marketer, trully marketer. karena mulai bulan depan, aku akan mulai menjual negara.
doakan saja.

tak ada kebanggaan, karena aku sedang menjual negara orang lain.
aku sedang menjual kebudayaan yang negaraku mempunyai nya dengan versi lebih baik.
tapi kalo enggak gini, aku enggak belajar...meski menyedihkan tetapi aku mesti belajar dr buku yang lebih baik kan?
aku belajar bagaimana menjual negara as a brand.
dan semoga setelah ini Pak Jero Wacik mau menerimaku jadi pegawai negeri, tenaga ahli di departemen kebudayaan& pariwisata huehehehe :D

Monday, April 07, 2008

Medan

saya belumlah berangkat tetapi titipan oleh-oleh datang bertubi mulai dari titipan bolu Meranti dari bagian Traffic dan Studio, Keripik durian dari Bos kecil dan manisan kedondong dari bos besar. seolah2 itu belum cukup, calon adik ipar ngidam Bika Ambon! hiks…

wisata ke Medan memang wisata kuliner, bermacam makanan nikmat dan oleh2 penyenang perut ada disana. Kota Medan adalah ibu kota provinsi Sumatra Utara. Kota yang dinamis ini adalah kota terbesar di Sumatra dan ketiga terbesar di Indonesia, setelah Jakarta dan Surabaya. selain makanannya yang yummy, Medan juga memiliki tempat wisata, misalnya: kota wisata Brastagi di daerah dataran tinggi Karo, objek wisata Orangutan di Langkat, serta the famous Danau Toba

Medan berbatasan dengan Kabupaten Deli Serdang di sebelah barat, timur, dan selatan dan dengan Selat Malaka di sebelah utara. Penduduk asli kota ini adalah orang Karo dan Melayu, tetapi saat ini kota ini merupakan kota multi etnis yang menarik. tak hanya suku Jawa dan Batak sebagai mayoritas penduduknya, tetapi di kota ini juga banyak tinggal orang keturunan India (Daerah di sekitar Jalan Zainul Arifin bahkan dikenal sebagai Kampung Keling—Kampung India) dan Tionghoa. Komunitas Tionghoa di Medan cukup besar, sekitar 25% jumlah total. Keaneka ragaman etnis di Medan terlihat dari fasad bangunan yang kita jumpai di sepanjang jalan misalnya: masjid, gereja dan vihara Tionghoa yang banyak tersebar.

Petualangan saya dimulai dari Jakarta; bensin mobil yang hampir habis, perjalanan yang muter2& macet bikin saya telat, sampe ke’ndeso’an saya saat salah masuk gate keberangkatan dan gate ruang tunggu! hfff..saya jadi lari-lari diantara lorong bandara persis kayak adegan Cinta waktu ngejar Rangga di AADC ;)

15:30 ini memang pertama kalinya saya travelling sendiri naik Garuda. karena terbiasa pergi pake penerbangan murah bikin hati saya kegirangan, tatkala seorang pramugari&pramugara (di Garuda, pramugari&pramugara-nya dah pada senior semua yak?) membawakan nampan berisi Mi daging sapi hangat dengan cocktail (ini bukan yang versi minuman keras), jus jeruk dan segelas air putih. tak kurang dari 8menit, makanan itu sudah berpindah semua ke usus beswar saya (usus saya memag berukuran besar hehehe…)

Pesawat mulai melewati daratan sumatera, tanahnya berwarna cokelat, menandakan banyaknya hutan yang mulai digunduli, hff..sedih melihatnya.. bipp bip, pesawat memberitahu saya ada cuaca buruk diluar, dan tak berapa lama kemudian saya melihat pelangi diantara kumpulan awan putih tebal itu, so fabulous…

17.30 saya tiba di bandara Polonia. bangunan2 yang kami lewati banyak yg bergaya lawasan, dengan bentuk kotak persegi, tanpa rupa yang macam2 (btw, if im not mistake, waktu aku liat dr atas, bangunan disini banyak yg bertingkat, apakah banyak pengusaha wallet disini ya? seperti yg saya lihat di dekat medan mall?)

19.30 waktunya makaaaann!!!

malam harinya, setelah semua kru ngumpul, kami ber12 makan bersama di Waringin, sebuah restoran seafood. aku dengan mantap langsung pesan “Kepiting Saus Padang”! dan segelas es Markisa! hhhmmmff..begitu pesanan datang, seketika aku yang sebelumnya tampak ribut dan ketawa cekikikan langsung anteng diam dan menjadi orang yang terakhir selesai, kusruput setiap lekuk tubuh moleknya dan kuhisap setiap tetesan kuah telur gurihnya, mantaBbok! begitu kepitingku habis, aku baru sadar kalo aku enggak kebagian makanan yg lain, macam kepiting lada hitam, ayam bakar, tim ikan kerapu sudah tandas terlibas!. untung aku sempat menyelamatkan 4 ekor udang goreng tepung dan sesendok tumis kangkung sebagai penutup makanan malam itu.

2130. waktunya bekerja! techninal meeting yang kupimpin malam itu berfungsi untuk memperkenalkan semua pihak dan make sure akan job desc masing2..ada pihak Bintang Indonesia sebagai EO, ada para manajer sahrul gunawan, MC, pengisi acara, client, sayah, media agency dan Trans7. hekhek jika masing2 pihak diwakili minimal 3 orang, coba bayangkan ada berapa orang yg datang ke Medan hr itu …

Minggu pagi seperti ini, biasanya aku bangun siang sambil nonton CrayonSinchan, tapi hari ini aku mesti bekerja! ughh!!! gak rela gt…dengan mata masih lengket, aku menghabiskan omelet, nasi goreng seafood, mi goreng, daging asap, tumis sosis ayam, jus terong belanda dengan semangat! hehehe…sadar diri bgt kl lagi event gini butuh tenaga banyak.

habis itu, aku dan kru trans7 muter2 cari stock shoot. banyak tempat seru.



ini namanya mesjid besar, disebelah masjid ada sebuah pemakaman para keluarga kerajaan Islam melayu, merekalah yang banyak membangun icon2 sejarah di kota ini

setelah itu, kami pergi ke Istana Maimun, di istana ini ada sebuah meriam bernama "Meriam Puntung" yang menurut legenda meriam ini berasal dari seorang putri yang bernama Mambang Khayali, lalu dia berubah wujud menjadi meriam demi melindungi kakaknya yang bernama Putri Hijau& kerajaannya saat diserang oleh Raja Aceh. sayangnya di depan istana yg unik ini, digunakan sebagai tempat utk pameran tanaman hias! bayangkan! akibatnya tenda2 yg lusuh ini menutupi bagian depan istana dan kami jadi enggak bisa ambil stock shoot! sedih deh, liat tempat bagus tapi disia-siakan.

yang kayak gini cuma ada di indonesia ni... :D






oya, sewaktu saya datang kesana, sedang ada pemilihan pilkada. dengan sembrononya mereka memasang foto2 mereka shgga medan menjadi semrawut! tak ada media yang menganggur, bahkan ritus sejarahpun mesti dinodai lem dan poster2 murahan yang ditempelkan dengan tanpa estetika apapun diatasnya. benar2 tidak mencerminakan calon pemimpin yg baik. hiks...

10oo-173o. acara Rahasia Dapur Keluarga Bintang berlangsung sukses. ( ada beberapa cacatnya sii, tapi enggak akan saya buka disini, ntar aja lah di meeting evaluasi ;)


17.45, waktunya berburu oleh2

saya dengan kru yang bernasib sama--ditodong oleh2 oleh para rekan kerjanya (budaya oleh2 kayaknya cuma ada di endonesia aja nii..) kami melaju berpacu dengan jadwal check in.

oleh2 pertama: Bolu Meranti. mayoritas pemesan memesan bolu ini. Saya yang tidak pernah mendengar atau memakan bolu ini sebelumnya, jadi bingung waktu ternyata tempat penjualannya tidak sebesar mereknya yg begitu populer dan ada banyak variasi bolu. karena bingung, saya beli rasa standar aja deh: nanas, strowberry, keju, kopi hehehe biar amaaaannn.. (setelah sampai jkrta dan saya rasakan, hmm rasanya mahtegh bgt!)

oleh2 kedua: bika ambon. kendondong kecil dan duren2an (sempet nyesel enggak bisa mampir ke restoran Taipan dan nyicipin panekuk Duren!yang tampangnya yummy bgt...)

setelah itu, kami melaju ke bandara, mengejar pesawat ke jkrta...dan

sayonara medan! sampai jumpa lagi bah!