ini lho mas yang namanya pashmina…kataku sambil menunjuk sebuah kain bermotif yang terpajang di sebuah toko kain.
itu kan selendang?! serunya dengan lugu
aku hanya tersenyum lucu…hehee..
bukan hanya dia saya yakin, yang bingung membedakan selendang, pashmina, syal, scarf, sampe dengan kafayeh…
persamaannya Cuma 1: sama2 bisa dipake di bagian leher.
selendang, biasanya berukuran lumayan panjang sekitar 2,5-3 meter. dulu biasa dipakai para perempuan untuk menggendong bayi2 mereka. so far as i know yang biasanya disebut selendang punya motif batik. hehehe cetek bgt ya infonya, sebenernya yg bener “Selendang adalah…completes an attire for a Javanese woman. It is similar in size and shape to the kemben. It becomes a highly functional piece of cloth which can be draped around the head in various ways. Most women in Java wear selendang so that they can carry personal objects when they need to” (http://www.seasite.niu.edu/indonesian/Budaya_Bangsa/batik/clothing.htm)
nah, lalu apakah pashmina itu? saya mengenalnya ketika bekerja di kntr ini, biasanya jika suhu diruangan menurun, maka kebanyakan perempuan akan mengeluarkannya dan menyampirkannya di bahu mereka sehingga para perempuan itu akan hilirmudik dengan beraneka warna dan motif.
pashmina sebenarnya adalah turunan dari wool cashmere. sering disebut sebagai
pashmina karena berasal dari pashmina goat, kambing yang khusus dikembangbiakkan untuk diambil bulunya. sengaja dikembangbiakkan di daerah Ladakh of Kashmir, India, dengan suhu dibawah 20 derajat celcius. dengan begitu dihasilkan bahan yang halus yet warm. Pashmina tersedia dalam beberapa ukuran mulai dari "scarf" (12" x 60") to "wrap" or "stole" (28" x 80") samapi ke fullsize shawl (36" x 80"). aslinya pashmina dibuat dengan handmade
dengan proses yang njelimet, maka wajarlah jika harga yang dibandrol luar biasa tinggi. makanya sekarang mulai diproduksi dan dipasarkan pashmina edisi hemat, yang campuran kainnya enggak seratus persen wol. tetapo dicampur bahan sintetis lain supaya murah.
lalu, syal/ shawls. jika sudah baca tulisan diatas maka seharusnya anda sudah paham bahwa syal adalah perbedaan dari segi bentuknya saja, yang relative lebih panjang dan kecil. sehingga relative lebih mudah di lilit di leher. begitu juga dengan scraf yang lebih berbentuk persegi kotak.
selanjutnya ada Kafayeh. ini lah aksesoris paling up date yang sekarang lagi ngetren bgt! orang bule menulisnya dengan “keffiyah”, aku juga gak tahu sii apa yg paling bener dr tulisan ini.
kain segiempat berbentuk kotak2 dengan pinggir rumbai ini tiba2 menjadi happening, dengan corak warnawarni. mulai dari digantung di leher si kembar mary olsen, sampai ke gantungan kaki lima di emperan cihampelas!
honestly, aku juga enggak tahu fungsi asli dari Kafayeh ini apa? biasanya kafayeh ini dipakai oleh Yasser Arafat cs sebagai bagian dari penutup kepala. tapi lately barang2 yg berbau “timur tengah” memang sepertinya sedang mencuri perhatian public (atau menjadi komoditi global?) mulai dari aksesoris seperti kafayeh ini, buku2 macam Kite runner, sampai ke budaya Sisha mereka yang sudah lebih dulu menjadi tren….
saya? saya juga punya …. hehehehe…maklum korban runway :p
No comments:
Post a Comment