tetangga sebelah lagi punya hajat kawinan, nanggap dangdut dengan hebohnya.
Seru juga tinggal di rusun gini (iya rusun, rumah susun, hunian vertical). Terbiasa dengan hunian horizontal, saya kadang2 masih suka shock culture. Contohnya saat ini. Karena kami para penghuni tidak punya halaman, dan karena Rusun ini berbentuk letter L dengan lapangan bulutangkis di tengahnya, maka ketika salah satu penghuni lagi ada event, mereka menggunakan halaman bulutangkis di lantai dasar utk menggelar acaranya, selain sebagai sarana olahraga.
Biasanya akad nikah dilakukan di teras depan selasar ‘rumah’. Sehingga membuat penghuni lain—termasuk saya bisa mendengar upacara sacral itu sembari bobok siang hehe..
Trus malamnya, si pemilik hajat, rupanya ingin membuat eventnya besar2an, maka dia menyetel tingkat volume dr sang penampil (satu set band dangdut lengkap) dengan sangat keras. Kaca kamar saya sampai bergetar2 dibuatnya, padahal saya kaca saya dan speakernya berjarak lebih dr 200 meter.
Belum lagi dengan pilihan lagunya yg bikin saya geleng2, dan mas MC-nya yg entah kenapa gaya ngomongnya kok mirrrriiip bgt sama Zainudin MZ dan saat dia nyanyi mirrip bgt sama Rhoma Irama…ck..ck..trus salutnya, setiap dia ngomong itu pake pantun! saya sampai geli dibuatnya.
Bagaimana dengan penyanyi ceweknya? Saya si emang gak lihat performance-nya tetapi kl denger dr jejeritan &komentar para penontonnya, yaaa udah kebayang laahhh…
Suaranya ngganggu bgt nii. Radio saya aja sampe gak kedengeran apa2.. tapi ya sudahlah.. yg penting aman ya?
Okeh semuanyakh? Ayo joget semuanyaaah??
Udah panas beloom??
Hihihi…
No comments:
Post a Comment