Thursday, December 18, 2008

Visiting Singapore

Jika biasanya aku hanya bisa membuka visitsingapore.com, kali ini aku benar2 bisa visit Singapore! Hahahaha…
Here’s the story…

Day 1.
Alhamdulillah enggak ada masalah yang berarti dengan imigrasi dan ke-pesawatan.
Kecuali saat saya melewati bagian imigrasi, masak pegawenya malah asyik maenan football manager di computer-nya. Ok, I know that his job is one of the most boring job ever. Tp plis deh..bandara adalah salah satu bagian yg paling mudah diakses sekaligus paling merepresentasi sebuah Negara, see?!

Tujuan saya pergi ke Singapore adalah untuk menemani beberapa wartawan yang akan meliput Singapore selama Christmas In the tropics. Kali ini ada SCTV, Kompas, tabloid Nova dan Jawa Pos.

Kali ini saya menumpang Valueair, sebuah alternative (murah) lain, ke Singapore.
Sebagai informasi, ini adalah kali pertama saya ke sini. Mangkanya saya sengaja memilih posisi di dekat jendela.
Saat pesawat mendekat ke daratan, saya melihat banyak sekali kapal besar—kebanyakan tangker, yang merapat ke sebuah tanah gersang. Kapalnya tersebar dengan jumlah yang sangat banyak. Saya belum pernah melihat kapal sebanyak itu sepanjang hidup saya. Belakangan saya tahu, itu adalah kapal2 yang sengaja transit di Singapore, kebanyakan kapal pengangkut minyak—bayangkan, Singapore tidak memiliki setitik minyak sedikitpun, tetapi mampu menarik kapal sebanyak itu! Dan mereka merapat ke port of Singapore, yang saat ini sedang dalam tahap konstruksi besar-besaran, karena akan dijadikan sebagai bagian dari Integrated Resort (IR) sebuah pulau buatan (lagi) yang didalamnya akan ada kasino terbesar, yang saya yakin akan terbesar se asia tenggara.

Tanah pertama bisa saya lihat dengan jelas adalah golf course. Taman kecil dengan tatanan yang sangat teratur, bagai menyerupai miniature yang saya sering lihat di pameran2 property. Sebuah impresi awal yang sangat bagus, buat para new-comer. Saya bertanya2, jika yang di Singapore aja sudah sebagus ini, bagaimana dengan lapangan golf yang ada di bintan ya? Karena konon, lapangan golf Bintan jauh lebih bagus.

Segera setelah landing, kami melaju dalam sebuah van Mercedes. Statement pertama dari tour guide kami, pak Basher, adalah ‘mulai dari bandara sampai dengan suntec city ini, adalah tanah Indonesia!’ saya kaget. Ternyata dulu s’pore tidak seluas ini, untuk meluaskannya dibutuhkan 2 pulau di Indonesia yang dijual oleh seorang anak jendral yang sekarang bertempat tinggal di jalan cik di tiro Jakarta. Hmm..cerita yang sangat tidak menarik ya :(

Eniwei..Kami langsung menuju tempat makan untuk lunch. Kami menuju restoran padang Garuda. Rasanya aneh deh, jauh2 ke singapura malah datang makan di restoran padang. Tetapi restoran ini sepertinya berbeda dengan cabang2 mereka yg ada di Jakarta, lampung &medan. Di sini, gayanya jauh lebih ‘mewah’. Makanannya enak. Di beberapa menu rasa& gayangya sudah di adjust menjadi taste bule.. tp the rest is still padang taste..hmm yummy…

Atraksi pertama yang kami datangi adalah Singapore flyer. Tetapi sebelum itu kami mampir dulu di kenko fish reflexology& spa. Disini kami di refleksi (pijat kaki). Rasanya sakit-sakit enak. Di akhir massage, si mbak pemijatku yang berasal dr Malaysia dengan bahasa yang sumpah enah banget dialeknya, bilang kalo aku perlu banyak minum karena sirkulasinya kurang lancar! Huhuhuhu..ketahuan deee :p

Setelah semua siap, we hop onto Singapore flyer. Ini adalah bianglala terbesar dunia saat ini, karena mulai tahun depan mereka akan membangun di Beijing, dubai dan australi dengan ukuran yang makin membesar dan terus membesar (soo human isn’t?).
Bianglala ini berketinggian 159meter. Sayangnya saat kami naik, langit singapura sedang mendung, padahal konon, disini kamu bisa melihat pulau batam & johor. Di ketinggian ini, saya bisa melihat dengan jelas, tata kota Singapore yang incredibly tertata dan teratur. Bianglala ini berputar 30derajat sehingga more than enough untuk mendengarkan cerita dari tour guide-nya mengenai bangunan2 besar kota s’pore.

Atraksi kami lanjutkan ke pulau sentosa. Untuk menuju kesana, kami menggunakan cable car yang melintasi pulau singapura ke pulau sentosa. Saya agak takut ketinggian, jadi waktu cable car ini ngelewatin selat s’pore, sumpah rasanya…enggak enjoy blas!
Di pulau sentosa kami diajak menonton sineblast, sinema 4 dimensi. Disini anda tidak hanya digoyang tetapi juga di sembur dengan air saat menonton film yg sangat terasa nyata! Seru bgt!

Atraksi ketiga kami adalah Sentosa Luge, dimana kami naik semacam go-kart tak bermesin yang bisa meluncur dengan cepatnya, asyik!

Setelah itu, kami naik lagi ke sentosa atas dengan menggunakan kereta gantung tak beratap, wuiii ngeri bgt! Kali ini saya berpegangan sangat erat. Sunset yang mulai menurun di pulau sentosa indah terasa, tetapi tangan ini rasanya enggak mau bergerak karena terlalu erat berpegangan…

Pulau sentosa ini, tadinya dinamakan pulau mati belakang. Karena para jenazah yang mati dari pembataian akan di buang di sisi belakang pulau ini. Jangan bayangkan horornya, cukup datang ke museum Images of Singapore yang aslinya adalah gedung pemerintah dari jaman penjajahan inggres, dan kamu akan merinding karena hawanya huuuu…

Jalan kaki kami dilanjutkan ke Merlion tower, ngeliat sejarah singapura dalam ruang cinema kecil. Sayangnya, cerita yang di tampilkan bukan lagi sebuah cerita sejarah tetapi menurut saya sudah menjadi legenda, dimana unsur dongeng sudah menempel lekat padanya. Alasannya: pangeran sari nila adalah cucu Alexander the great? Pangeran menyerahkan mahkota ke lautan supaya jalannya lancar dan melihat singapura sebagai binatang pertama kalinya…ugh., terdengar sangat lebay dehhh. Karena waktunya yang udah mepet (gila jadwalnya penuh bgt!) kami segera menghambur ke lantai atas utk melihat s’pore dr atas…(lagi!!).

10 menit kemudian, kami sudah terbirit-birit ke lokasi Song of the Sea. Eh, sampe disana, ternyata pertujukan masih akan berlangsung 45menit lagi. Sambil menunggu, kami terkagum2 dengan tidak adanya nyamuk, dimanapun. Bahkan ditepi pantai seperti ini! pertunjukan ini seperti semacam opera dengan bantuan teknologi laser dan fireworks yang keren, walau jalan ceritanya superduperbiasa…

Malam sudah berlanjut dan kami kelaparan. Sempat mampir ke Jewel Box, fine dining restaurant yang muahal bgt, sambil liat the highest Christmas tree artificial—yang terbuat dari tower operator yang berhiaskan lampu2 natal. Hff…not interesting at all. Kalo kita mau, kita juga bisa bikin tu yg kayak gitu dengan versi lebih kerennya, misalnya, terbuat SUTET kita yang super bwesar itu, trus hias2 deh, dan pastinya bakal jadi the higest tree artificial ever! hehehe

Lapar, lapar, lapar!! Kami segera melaju ke pusat kota, utk makan di McKenzie restaurant . Disini kami kalap dan memesan Hainan rice, dumpling, dan tumis baby bokcoy. Wahhh, enak bgt! Kenikmatan kami, dilengkapi dengan barley, minuman yang rasanya sama persis kayak air nata de coco. Kami kekenyangan si, tp sumpah enak bgt, mana murah lagi!! Must-visit-restaurant at Singapore.

Akhirnya, jam 10.30 waktu Indonesia barat, kami balik ke hotel. Ughhh capek bgt! Mandi, buka laptop dan online deh, ym, facebook dan blogging.
Terbiasa dengan suasana jendela kamar saya yg bising dengan suara adzan, kendaraan, dan teriakan2 para tetangga. Disini saya hampir gak bisa tidur saking sepiiiiii-nya..Pantas saja karena s’pore kekurangan penduduk 2,2 juta! Gimana,tertarik utk pindah kesini?


Day2.
Petualangan kami pagi ini dimulai di Singapore zoo. Kebun binatang yang berada di pinggir kota ini aslinya adalah hutan, yang lalu dimodifikasi sedikit menjadi kebun binatang, mangkanya pohon2nya adalah pohon2 tua dengan kerindangannya yang menakjubkan.

Jadwal pertama, breakfast with Orang Utan. Karena turis yang datang kali ini kabanyakan ras kaukasian, mereka tampak begitu terpesona dengan kelincahan si orang utan yang terampil, membuka durian dan terlihat ramah dengan para turis. Bagi kami para dusun-ers, hal seperti ini pastilah biasa. Tetapi saya boleh angkat jempol dengan cara mereka mengemas segala sesuatu yang kami anggap biasa kita temui di Indonesia dengan lebih indah. Misalnya; Si orang utan di beri nama, di rangkaikan sejarah, sehingga tiap2 turis mengenalnya dan mengingatnya saat kembali ke Negara mereka.
Suguhan kedua adalah pertunjukan Rainforest Straightback, dimana para binatang yang berperan menjadi pemeran figuran, tampil di panggung dengan natural sesuai dengan jalinan cerita yang menceritakan bahwa jika manusia merusak hutan, maka manusialah yng akan menanggung akibatnya… anak2 bgt ceritanya.

Habis itu kami mampir ke giraffe cage. Jerapah adalah binatang yg sering kita lihat, tp jerapah yang saya temui disini benar-benar agresif terhadap wortel! Pengunjung berkesempatan untuk memberi makan si jerapah dengan biaya SGD5 (Rp 42.ooo,-). Setelah membayar, Pengunjung bisa mendapat wortel dan si jerapah akan mendekati anda. Keliatannya si biasa aja. Tp saat salah satu pengunjung bule berteriak kegirangan “it’s so amazing. Really worth to try” saya jadi benar2 penasaran.
Dan voila, hahahahahha…lucu bgt rasanya! Disaat yg sama saya pengen bergaya di depan kamera untuk mengambil pose saya dengan si jerapah. Tp disaat yg lain, aku juga jijik sama ludahnya jerapah yang netes2 saat merebut wortel dari tangan saya..huahuhuaaa, kl bukan karena jaim ada wartawan saya pasti bakal teriak2 kegelian.

Di sini jg ada atraksi baru semacam waterboom gitu. Secara fasilitas, yg di Jakarta enggak kalah seru tetapi secara komposisi warna yg disini jauh lebih colorful.
Saya dan suami pernah berdiskusi soal ini sebelumnya, bahwa mengaplikasikan& memilih warna utk atraksi ternyata bukan hal yg mudah.

Oya, yang saya paling senangi disini adalah saya menemukan kiosk Ben& Jerry Ice Cream! Waaa..saya langsung merangsek ke dalam dan membeli 1 cup rasa brownis coklat. Hmm…rasanya, enak bgt slruup..

Atraksi selanjutnya adalah kami diajak naik semacam boat melewati reservoir. Ini adalah danau buatan yang airnya dijadikan air minum utk warga singapura, supaya tidak mencemari airnya, maka perahu yang kami naiki menggunakan tenaga baterai. Sepanjang perjalanan, kami disuguhi cerita mengenai Singapore zoo dan resevoirnya. Mulai dari sejarah danau, cerita binatang2 yg ada di dalemnya…bla bla bla…
Itulah salah satu kekuatan dalam dunia pariwisata. Tour guide-nya! Disitulah detail impresi yang bisa kita tinggalkan pada kenangan para turis.

Waktunya makaaannnn…
Lagi-lagi kami ke McKenzie. Mungkin saking gandrungnya kita sama rumahmakan itu hehehe…

Sore hari, kami sudah siap dengan baju rapi kami karena kami akan menghadiri pembukaan upacara Christmas light up. Ini adalah perayaan tahunan singapura untuk menyambut natal. Setiap tahun, singapur akan menghias jalanan seputar Orchad Road dengan lampu2nya yang berwarna warni sesuai dengan tema. Tema utk thn ini adalah “the Sweet Christmas”. Selepas upacara, kami segera menaiki open-top-bus-tour yang mengelilingi orchad dan tanglin road. Seru deh, dengan udara yg bersih rasanya sangat menyenangkan melihat citylight dengan teman semilir angin. Tingkah laku para kameramen dan reporter yang terlihat atraktif, menyolok mata para pejalan kaki dan alhasil kami tampil seperti rombongan sirkus yang diarak keliling kota.

Selepas makan angin dan puas mengambil gambar. Kami melanjutkan perjalanan ke tempat makan!!!!
Kali ini kami mencoba makan di pot pouri, sebuah restoran yang menyajikan makanan india utara. Karena ini adalah india utara, maka bumbu2 yg digunakan tidak se spicy india selatan. Sehingga makanan2nya mirip dengan daerah maroko dan timur tengah.
Dengan komposisi pasukan 5 cowok dan 2 cewek, tim kami selalu riuh rendah saat bercengkrama. Banyolan2 selalu segar terasa, pun dengan gosip2 politik yang Cuma bisa didapatkan dari reporter garis depan kepresidenan.

Malam masih berlanjut, meski pegal tapi kami begitu ingin menghabiskan malam. Kami bela2in mampir ke Mustafa center. Sebuah pusat pertokoan di daerah little india. Disini adalah salah satu tempat dimana wisatawan bisa mendapatkan barang2 macam oleh-oleh, elektronik sampai dengan sandang dengan harga yang konon murah. But hey, you pay peanut you got monkey. Di dalam toko itu terasa seperti tanah abang atau carefour versi penuhnya. Saya sendiri si merasa tidak begitu nyaman disana, tp jika anda perlu mencari oleh2 yang bertuliskan “Singapore” maka ini lah salah satu tempat yg bisa anda datangi.

Malam ini benar2 melelahkan….

Day 3.
Dengan pengalaman hari kemarin, hari ini semua bangun tepat waktu. Tetapi tentu, ada saja hal2 yang membuat kami berjalan lebaih lambat dari yg seharusnya…namanya juga mengiringi banyak orang, jadi mesti banyak sabar buuu..
Atraksi pertama di pagi ini adalah: Singapore Science Center. Dengan robot T-rex di depan halamannya, saya langsung berasumsi bahwa ini adalah museum science utk anak2, sama sekali tidak menarik.
Untung saya salah, karena walaupun target market museum ini adalah anak2 usia sekolah, tetapi benar2 seru!
Saya menemukan galeri tipuan mata. Dimana benda2 dan penemuan2 yang dapat menipu visual dipertontonkan. Selain itu ada, mesin pembuat petir, peraga angin tornado, sampai dengan section favorit saya, dimana ada sebuah ruangan yang memperlihatkan sebuah rumah masa depan. Dapur yang biasanya terlihat sesak dengan kulkas dan peranti2nya, kali ini diprediksikan akan tampil dengan clean&chick, kulkas akan dibuat menyatu dengan tembok yang mampu mendisplay secara otomatis “menu hari ini” yang tentu sudah disesuaikan dengan penghuni rumahnya, misal utk si ayah yang mengidap diabetes, anak yang sedang mengalami pertumbuhan, dll.
Selanjutnya ruang keluarga. Jika biasanya kita selalu ribut, saat kita berantem dengan adik/kakak karena akan menonton acara yang berbeda2, maka di ruang keluarga masa depan ini, kita bisa menonton tivi bersama dengan kakak/adik kita dengan program yg berbeda plus suara yg berbeda pula. Singkatnya, beda angle maka beda pula suara dan gambar yang dihasilkan, wuuiihh canggih ya?!
Ada juga si meja ajaib, dimana kita udah gak perlu lagi pake taplak, karena semacam proyektor yang ada diatasnya, akan menciptakan imagi2 yang akan mengellilingi benda tertentu. Misalnya, anda letakkan cangkir diatasnya, maka akan muncul motif bunga2 mengelilingi cangkir tersebut…ck ck ck …

Puas mlonga-mlongo di science center, tim kami melaju ke IKEA! Hahahha..
Dasar ibu2, panic deh kl dah denger nama ini. hm, rasanya nyenengin bgt ngliat furniture2 lucu nan minimalis. Sayang, saya Cuma bisa melihat-lihat mengingat enggak mungkin untuk bawa mebel segaban-gaban pulang ke Indonesia.

Enggak ke Singapore namanya, kalo nggak berfoto di Merlion! Ini baru merlion yang asli. Di fullerton road ini, anda bisa menyaksikan esplanade, Singapore flyer dan merlion bersamaan dalam 1 frame foto anda.

Karena sore ini kami akan terbang pulang, maka kami puas2in deh jalan2nya… setelah lunch di banquet, sebuah foodcourt di dalam Raffles Hospital, Kami mampir ke bugis junction. Sebuah pusat perbelanjaan. Gara2 seorang teman bersikeras, hanya mau membeli oleh2 yg ada tulisan “Singapore”nya (halah!).
Barang2 yg dijual disini, hampir mirip dengan barang2 yg dijual di itc ambassador. Tas2 dan kaos2nya mirip habis! Jadi bagi pelancong muda yg stylish dan bersaku cekak, okelah bertandang kesini. Sebagai perbandingan, sebuah tas yang dijual di ambassador dengan harga sekitar 200rb, bisa kita peroleh dengan harga cukup 80rb aja di sini. Plus, anda bisa mendapatkan oleh-oleh seperti gantungan kunci dan kaos bertuliskan Singapore dengan harga sekitar S$1-5.

Well. It’s wrap. Mari kembali ke Jakarta tercinta dan meninggalkan manisnya singapura :)

14-15nov08 melancong di tengah goncangan ekonomi

Thursday, December 11, 2008

buah hati...

Malam ini, kali pertama kami menatap mu.

Detak jantungmu menghujam kisi-kisi hatiku.

Kehadiranmu menghadirkan kesejukan yang panjang di hatinya.

Mari, mari datanglah anakku.

Buah hati ayah&bunda…


10/12/08 930pm. RS Bunda.

Tuesday, November 04, 2008

budget cut

hanya berselang dr 4 jam yang lalu sejak saya posting soal liburan gratis ke pilipin.
bosbaru mengabarkan bahwa akan ada budget cut, yang menyebabkan meeting@philiphines is cancelled!
huhuhuhu...
paling banternya meeting di jakarta ajah dengan menu gado-gado Boplo... aach :'((

btw, mood blogging ku dah kembali. :D

jalanjalan


Keinginan saya untuk bisa jalan2 ke luar nekheri ghratis, dah mo hampir kesampaian.
Rencananya 2minggu lagi saya akan plesiran ke Singapore. Huhuhu..kind a late isn’t? hare gini br ke s’pore? Tp gak papa lah, namanya juga cr gratisan?! Jadi gak boleh complaint! That’s my rule number one on free traveling tips hehehe…

Anyway, perjalanan saya kali ini, seperti biasanya, adalah perjalanan dines. Disana saya bertugas untuk menemani para media yang kami undang untuk meliput Christmas in the Tropics. Season ini akan berlangsung dr tgl 15 Nov 08-2 januari 09 (lihat iklan kami disamping ini). kl saya sendiri si Cuma pergi 3 hr doing.
Perjalanan ini sekaligus menjadi reward saya (dan mPok Nana, yg udah jumpalitan ngurusin CIT hihihi..)

So far semua udah keurus:
Passport – check (cost me IDR460.ooo through lion tour, who arrange everything)
Check list dah di buat. Ticket& itinerary dah diatur sama neng Dewi.
Tinggal packing (dan pinjeeemmm kameerraaa huhuhuhu…)
And I’m ready to go!!!


Psstt… ada rencana mo pergi gratisan lagi, another couple month to Philippines, yipeeyy!! :D (amin)

Monday, November 03, 2008

kado manten


Menerima banyak hadiah saat pernikahan kami kemarin, membuat kami belajar satu hal “apakah kado yang cocok utk kado pernikahan?”

Ok, mari kita mulai dr kebiasaan orang2 saat memberi kado pernikahan, tanpa mengurangi rasa hormat, banyak orang berpikir utk memberi sprei dan bed covernya, dan sayangnya another thousand of people berpikir hal yang sama . akhirnya kami berdua berakhir dengan tumpukan sprei yang tidak kami gunakan karena enggak sesuai.

Jadi inilah tips untuk anda, yang barangkali sedang mencari hadiah utk sahabat anda. sebenernya ada ratusan ide hadiah, tetapi inlah beberapa ide dr saya:

  1. buku resep. Pada awalnya, saya yakin para single lebih nyaman dengan membeli makanan jadi, tetapi dengan adanya pasangan dan tempat tinggal. Rasanya lazim utk mempunyai keinginan utk mempertontonkan kelihaian memasak atau sekedar membuat makanan utk bertahan hidup, saat disergap hujan lebat atau mengisi energi kembali setelah bertengkar hebat—misalnya.
  2. album foto. Mendokumentasikan peristiwa penting dalam hidup anda, pasti sudah dilakukan. Tetapi kemana tumpukan2 foto2 itu akan berakhir? Jika hard disc anda tidak dapat mempertontonkan-nya ke saudara2, dan dana anda belum sanggup utk membelikan si pasangan baru sebuah portable pigura. Maka album foto adalah pilihan yg baik.
  3. emergency lamp. Jika pasangan baru tersebut tinggal di Jakarta, atau daerah2 rawan pemadaman, maka berikan dia hadiah ini hehehehe…
  4. utk hadiah2 yang agak mahal tp punya nilai fungsional yg tinggi, macam rice cooker, blender atau chooper. Anda bisa patungan biayanya dengan teman anda.
  5. tetapi jika anda sangat ingin memberikan mereka sprei, coba tanyakan ke si penerima, apakah dia benar2 membutuhkannya, jika iya, berapa ukuran kasurnya, dan sekalian saja Tanya nuansa warna kamarnya, supaya bisa match.

Trus satu lagi, sebelum anda memutuskan hadiahnya, ada baiknya juga tanyakan ke mereka, apakah mereka pasca pesta, akan tinggal di rumah tua atau di rumah sendiri.

Enggak perlu kan ngado kompor gas, kl ternyata mereka masih tinggal di rumah orang tua yang peralatan dapur-nya pasti dah advance? :)

Tuesday, September 30, 2008

lebaran di Jakarta

Baca milis teman smunic dan sambil ber YM ria, kemungkinan besar sekarang mereka sudah sampai di rumah masing2 ya? Sudah menikmati sahur dengan masakan favorit bikinan ibu (biasanya kl anak nya jarang pulang, maka sekalinya pulang si ibu akan dengan semangat menanyakan “mau dimasakin apa hr ini?”)

Bagaimana dengan saya?
Saat ini siiihh.. saya masih di kantor, berkutat di cubicle saya, sambil….pura-pura kerjaaa!!!! Hahahaha….

Bekerja utk Negara lain, memang kadang sakit hati, utk urusan libur mereka enggak mengikuti anjuran pemerintah Indonesia sama sekali, walapun 80% tenaga kerja mereka WNI. “ayo pulang, jangan mau kerja sama kafir” begitu ejekan temannya teman saya, hehehehe….

Saya si, mencoba menikmati saja..bayangkan 2 tahun hidup dengan kemacetan Jakarta.. and now, out of the sudden…Jakarta jadi sepiiii bgt!
(ini pertama kalinya saya lebaran di Jakarta)
Utk pusat pertokoan si masih teteup rammmeee! (akh…jadi males belanja huhhaaahhuhua;)
Tapi jalanannya dah lengang pwol.
Dari Ciputat ke Mega Kuningan, hanya diperlukan waktu 30 menit saja, naik motor! Dan dari Bintaro ke Kuningan, juga cukup 35 menit saja—naik mobil (bisanya kl macet sampe 2 jam!).

Saya dan suami, jadi merasa seperti berkendara di Jogja.
Saya membayangkan sedang berkendara di kaliurang, mana kala kami melewati jalanan pemukiman lebakbulus yang sepi dengan udara segar. Dan si suami berkata “serasa berangkat kuliah, jauh dan sepiii” katanya (maklum kampusnya di ISI jalan parang tritis) sewaktu kami melewati jalan buncit-mampang. Wah, kami benar2 rindu Jogja sepertinya...

Sabar siska, 32 jam lagi dan kamu akan benar berkendara ke Jogja!!
Yippey...

HAPPY IDUL FITRI& HAPPY HOLIDAY EVERYBODY..
Minal aidzin wal fa idzin.

Monday, September 29, 2008

si toshi...

malam ini, keluarga kami kedatangan anggota baru.

sudah lama, kami menantikannya. sedikit demi sedikit kami mengumpulkan usaha utk bisa memilikinya.

setelah ditilik ke beberapa penyetor, rupanya dialah yang paling berhak menjadi anggota keluarga baru kami.

dia berseri 8570SN dari toshiba, aku memanggilnya Si Toshi...

warnanya putih ke abu2an, dengan kapasitas 8kg, dia siap utk membersihkan sandang kami.

dan kami sebagai pasangan yang sudah lama menanti2kannya, bersikap sangat berhati2. segera setelah dia di antarkan dalam keranjang oleh bangau bermobil pick-up, kami langsung baca buku panduan dengan seksama, seolah2 dia adalah mahluk yang sangat ringkih.

kami pun bersikap sangat udik ketika Si Toshi memperlhatkan kemampuannya.

setiap gerakan gemulainya, kami berteriak2 kegirangan. setiap dia memulai perubahan gaya, kami lalu berdikusi seru, bahkan sambil diingiri foto2 narsis kami bersamanya! ahhh...dia sungguh menggemaskan!!

btw, sapo tofu sayur seafood malam ini sukses berat! suamisayang tak henti2 memuji dan ach...aku jadi ingin menyombongkan diri :)

Thursday, September 11, 2008

rasanya menikah....

Eh, aku mow cerita ni gimana rasanya puasa dengan pasangan...
hihihihi..aku yakin pasti diluar sana banyak yang iri sambil pasang muka pengen yaaa??? :->

Ok. Inilah legenda itu…
Alkisah, setiap hari si istri bangun jam 3pagi utk memasak. lalu jam 3.30- 4.00 makan bareng suamisayang (alhamdulillah suamisayang selalu bilang ‘enak’ ke hasil olahan si sistri yang sambil meremmelek saat memasak) sambil dengerin pak Quraish Syihab di MetroTV (ndengerin  karena si TV samsul, gambarnya enggak jelas kl mo liat metro  )
Trus habis itu si istrisayang bakal keleleran liat tv sambil pencet2 remote—sambil pasang muka kekenyangan, sementara si suamisayang ngrokok di balkon. Habis itu kami sholat jama’ah shubuh. Trus bobok lagi sampe jam 8, bangun, mandi dan dianterin berangkat ke kantor.
Sementara ituuuu…di kantor, saat ketegangan sudah mereda, si istri akan browsing2 resep—yang mudah tentunya!!! Lalu membuat list “apa yg harus dibeli” dan semacam kalender menu-hari-ini.
Lalu ketika sore menjelang, suamisayang akan datang menjemput si istri. Lalu mereka akan pulang ke rusun. Berbuka bersama yang dilanjutkan dengan sholat Magrib berjama’ah.
Setelah itu, si istri akan mempraktekan resep yang dicarinya tadi siang. Lalu, suamisayang akan memuji senang…..
Tak lama berselang, mereka akan makan malam lalu sholat isya’& teraweh bersama. Lalu (this is the best part) nonton DVD sambil ngantuk2….

Ps: terkadang cerita ini tak semulus ini, dikarenakan si istri pulang malam dr kantor atau si suami pulang pagi dari studio.

Oia , banyak yang banyak teman yg bertanya bagaimana rasanya menikah?
Hehehe..saya selalu dan selalu bingung jika diajukan pertanyaan itu. Salah satunya karena pertanyaan itu terkadang mempunyai dualitas arti, bagaimana “rasa”nya? Dan bagaimana rasa (pshycology-thingy)-nya?

Nah, rasanya saya lebih bisa mendiskripsikan secara pshycology ya hehehe.....

Tema besar dalam minggu2 ini adalah ADAPTASI.
Alhamdulillah, kami enggak bermasalah mengenai kebiasaan sehari2 (inilah salah satu keuntunganya pacaran lama—eventough im not suggesting at all).

But, overall…menikah itu menyenangkan. Karena segala apa yg kamu lakukan saat bersama pasanganmu, insyAllah itu dihitung sebagai ibadah. Coba bayangkan, pegangan aja bisa dapet pahala..apalagi kl yg laen? hehe :D

Kenapa aku menyarankan, jika ada kesempatan &kecocokan sebaiknya langsung menikah saja? Karena pacaran dan menikah itu completely different.
Bedanya apa?
Beda, karena beda tujuan maka beda pula cara mencapainya.

Jadi gimana? Udah tertarik utk segera menunaikan ibadah-nya? :P

Thursday, August 28, 2008

blog


uci : gilaaaaaaaaaa.... lebih dari tiga jam!!!! tiga jam!!!! meskipun keputus-putus ama kerjaan yang nggak brenti ngantri, kayak penumpang bis trans jakarta pada jam berangkat kerja, gue buka2 blog elo sis..
uci : anjrit... keweeeeeennnn..
uci : gila

hahaha..
jujur tak kuasa utkku merasa tak jumawa..
apa coba yang bikin neng Uci sampe segitunya ya?..
padahal dulu tujuan utama kenapa saya membuat blog adalah:
1. belajar pengetahuan baru.
2. menyimpan cerita2 pibadi dalam sebuah wadah dimana yang tak akan habis dimakan usia dan rayap. Tak akan terselip karena keterbatasan ruang. Tak akan tercecer karena ketidakrapihan.

Tetapi walaupun ini adalah ruang pribadi, tetap saja ada kemungkinan blog ku ini akan terlacak oleh google, oleh seorang boss HRD yg sedang memata-matai aku misalnya? Hehehe :p

Itulah sebabnya kenapa walau saya suka bercerita di dalamnya, tetap saja tak bisa semua cerita saya buka disana.
Dan saya juga sebenernya enggak suka memamerkan alamat blog saya, hanya saja sudah terlanjur ada beberapa orang yg mengenali dan menyukai blog saya (atau barangkali saya aja yg ke-GR-an?)

Teman saya bilang, kl punya blog harusnya di pamerin.
Tp kok saya gak PD ya… karena toh siapa siii saya, sampe seluruh dunia hrs mengenal saya? Ya nggak sih boow??...

Tp kl ada neng uci- neng uci yg lain yg suka sama tulisan saya..saya kok jadi berasa bangga gini yah? (hehehe…semoga gak jadi takabur ya)

Friday, August 22, 2008

minggu pertama

Kemarin malam

Ketika Dia mengepel lantai& memasang rak, Saya luluran

Semalam..

Saat Dia memasak, Saya menyapu& mengepel lantai

Lalu ketika dia akan membersihkan Kamar Mandi dengan kakinya,

saya bilang “jangan pakai kaki! Nanti kakimu rusak”

Dia bilang “ini kan kakiku?”

saya jawab “tapi..itu kaki suamiku”…

Tuesday, August 19, 2008

dadi manten

Alhamdulillah….

Perhelatan kami bisa terlaksana dengan baik.
Rasanya seru bgt waktu nginget2 gimana pengalaman kami saat merencanakan event ini.

Undangan yang salah cetak, lampu mati, acara telat, beskap yang lupa diantar, undangan melebihi perkiraan, si koki yg ingkar janji, sampai ke dekor yg nggak sesuai dengan final PPM (pre production meeting) sekarang jadi tinggal kenangan hehehe…

Fiuhh..alhamdulillah

Dan inilah beberapa foto diantaranya









hehehe seru ya?

Tuesday, July 29, 2008

dangdut is my lullaby

907pm, 29 July2008, CPW lagi di kos, ditemani sepiring indomi..(ouch gagal maning dietnya!).

tetangga sebelah lagi punya hajat kawinan, nanggap dangdut dengan hebohnya.
Seru juga tinggal di rusun gini (iya rusun, rumah susun, hunian vertical). Terbiasa dengan hunian horizontal, saya kadang2 masih suka shock culture. Contohnya saat ini. Karena kami para penghuni tidak punya halaman, dan karena Rusun ini berbentuk letter L dengan lapangan bulutangkis di tengahnya, maka ketika salah satu penghuni lagi ada event, mereka menggunakan halaman bulutangkis di lantai dasar utk menggelar acaranya, selain sebagai sarana olahraga.

Biasanya akad nikah dilakukan di teras depan selasar ‘rumah’. Sehingga membuat penghuni lain—termasuk saya bisa mendengar upacara sacral itu sembari bobok siang hehe..

Trus malamnya, si pemilik hajat, rupanya ingin membuat eventnya besar2an, maka dia menyetel tingkat volume dr sang penampil (satu set band dangdut lengkap) dengan sangat keras. Kaca kamar saya sampai bergetar2 dibuatnya, padahal saya kaca saya dan speakernya berjarak lebih dr 200 meter.
Belum lagi dengan pilihan lagunya yg bikin saya geleng2, dan mas MC-nya yg entah kenapa gaya ngomongnya kok mirrrriiip bgt sama Zainudin MZ dan saat dia nyanyi mirrip bgt sama Rhoma Irama…ck..ck..trus salutnya, setiap dia ngomong itu pake pantun! saya sampai geli dibuatnya.
Bagaimana dengan penyanyi ceweknya? Saya si emang gak lihat performance-nya tetapi kl denger dr jejeritan &komentar para penontonnya, yaaa udah kebayang laahhh…
Suaranya ngganggu bgt nii. Radio saya aja sampe gak kedengeran apa2.. tapi ya sudahlah.. yg penting aman ya?
Okeh semuanyakh? Ayo joget semuanyaaah??
Udah panas beloom??

Hihihi…

The Dark Night - Batman VS Joker Movie…


Batman, ini adalah salah satu filem heroic yang sudah saya tonton sejak kecil. Betapa saya merindukan Alfred & gua gelap hitam undergroundnya…

Overall film ini menurut saya OK kok, bener deh…acting nya OK, castingnya juga pas.
Let see ya..

Jika dibandingkan dengan film heroic lain, saya kok merasa Batman ini reachable ya? (beda sama membumi lhoh ya) seperti yang sudah pernah saya bilang sebelumnya, para hero saat ini relative lebih ‘manusiawi’ dia bisa luka, berdarah, patah cinta, dll.
Tetapi batman ini beda, aku merasa dia ‘terjangkau’. Maksudku jika anda sangat kaya dan pintar plus MAU utk menjadi hero, maka saya kok yakin setiap orang bisa jadi batman.
Dia bukanlah hulk yang kekuatannya mustahil karena mesti kena radiasi gamma (atau alpha?) atau superman, yang mesti punya orang tua alien.
Batman, is just simply ordinary man dengan kekayaan tak terbatas. Yang dengannya kamu bisa menyuruh orang utk membikinkan kostum canggih, membeli mobil paling keren (bahkan orang Indonesia aja ada yg punya Lamborghini!), dan memiliki yatch, helicopter&pesawat utk menangkap Lau—si Penjahat … you know, kemampuan yang bisa kamu miliki dengan uang. Mungkin semacam perpaduan antara Bill Gates—sang konglomerat dan Arnold—sang gubernur si hero wannabe hehehe…

Film ini pastilah sangat menghibur utk para lelaki (sampai2 pengunjung yg duduk disebelah saya, bisa berteriak2 norak huuu...) karena di film ini Bruce Wayne digambarkan memiliki hal yang sangat diidam-idamkan (oleh para pria?): kekuasaan, kekuatan, uang & perempuan sekaligus..

Sementara Joker, terlihat sangat menonjol di film ini. Kesan horror yg ingin ditonjolkan mendiang Heath Ledger dapet bgt (jangan2 karena dia udah meninggal ya?).
Dari dulu aku selalu suka actingnya Heath Ledger, sejak kemunculannya sebgai bad boy di 10 Things I Hate About You (awwwwhh!)lalu dilanjutkan dengan Knight’ Tale, The Patriot dan Brockback Mountain…dia selalu mencuri perhatianku. Dan di di film terakhirnya ini ckckck… Bravo!

Selain Heath, yang juga pernah bermain dalam film ecek2 adalah Aaron Eckhart (as Harvey Dent), sebelumnya aku pernah menontonnya sebagai koki yang cakep dan melankolis di No Reservations, dan sayangnya ketika menonton The Dark Knight ini, bayangan melankoli-nya masih terlalu lekat di kepalaku hehehe..

Sedangkan utk Cristian Bale, hmmm…dia lebih menonjol sebagai Batman dibandingkan sebagai Bruce Wayne. Kl actingnya aku masih lebih suka waktu dia di The Prestige dan 3:10 To Yuma.

Secara cerita, Christpher Nolan—sang Sutradara bisa menyajikan dengan baik, dramanya gak cengeng (adegan ciumannya Cuma 2 kali!-jadi relative aman) dan gak terlalu Hollywood, walau beberapa adegan sayang gak dieksekusi dengan cara yg beda, misal: adegan saat motor batman terbalik sesaat setelah menjerat Joker, mirip bgt sama salah satu adegan di Starwars.

Btw, Alfred-nya sekarang udah ganti hiks…(aku kangen sama alferd yg lama—aku lupa suapa namanya)

ngliat dr para actor yg main di felem ini, aku kok nangkep moral of the story yg bisa kita ambil dari film ini: dakilah karirmu secara perlahan-lahan, tetapi selalu tunjukkan yg terbaik dr setiap sikap.

Friday, July 25, 2008

The bride wannabe- story..

Kurang beberapa hari lagi sebelum aku benar2 memasuki tahapan itu.

sementara itu, aku harus berdamai dengan senewen-nya membuat rundown-menyamakan pandapat kedua keluarga, pusingnya dengan daftar undangan, mencari warna kuteks yg tepat, memilih warna tenda yang pas, and bla blabla….

Tapi, itu semua hanya dipermukaan saja kan? Permulaan yang akan cepat dilupakan orang segera.

Karena di saat yang sama, aku masih stuck dengan pertanyaan yg sama:

Dan aku yakin kita semua pasti pernah bermula dari pertanyaan besar ini..



What is marriage all about?

Did I make a right choice?

Do I choose the right guy?

…..




Aku membutuhkan waktu bertahun2 utk bisa berkata, "yes this is the right time to have a marriage"..and most importantly..to have commitment..

But then again, what the heck is the marriage it self?

Sudahkah aku siap?

Apakah kami siap utk memasuki nya? Financially, mentally, spiritually…


Minggu ini, saya ditemani oleh sebuah buku “Tuesday with Morrie” (mitch albom). Tak berapa lama kemudian, pikiran saya tertumbuk pada halaman 10, selasa kesepuluh, tentang perkawinan..

Menarik pendapat Pak Mitch ttg hal ini, dan ini summary dr apa yg saya tangkap:

It is important to have love-relationship with somebody, terutama di budaya kita saat ini. Tetapi terlebih dahulu, kita harus mengenali diri kita sendiri, karena dengan begitu kita jadi mengenal siapa yang kita nikahi?


Yes, understanding are REALLY important, karena di perkawinan itu kita akan diuji. Kita mencari tahu siapa kita. Siapa pasangan kita. Mana yg harus disuaikan, mana yang tidak?

Dan ujian itu akan semakin berat, karena tidak ada aturan khusus yang mengatur bagaimana caranya utk mempertahankan perkawinan.


Yang jelas, kita akan mendapatkan banyak masalah, jika kita TIDAK: berkompromi, bicara terbuka, menghormati, dan yang juga penting adalah memiliki seperangkat nilai yg kita sepakati dalam hidup, artinya nilai yg kita anut haruslah sama.

Lalu, kita juga mesti menyadari tentang pentingnya perkawinan kita.

Karena dengan menyadari itu maka kita akan melakukan effort, dialog, penghayatan, evaluasi atau apapun lah utk mempertahankannya,

Perkawinan adalah babak sangat penting yg kita lalui, dan kita akan banyak kehilangan kalau kita tidak mencobanya.

Sesuatu yg sepertinya di generasiku saat ini, mempunyai masalah dengannya-masalah dengan komitmen, seakan-akan kami seperti sedang menyabung nyawa dengannya :p


The keyword: Saling mencintai atau punah.


Oh ya, jika anda ada kesulitan dengan bagaimana cara menjawab “did he the right one?” ada sebuah tips dari Quraish Shihab: tanyalah hati, jika dia menjawab iya, walaupun akal setengah berkata tidak, maka ikutilah. insyAllah, setengah lagi nanti akan ada jawaban utk melengkapi akal.


Btw, ada sebuah teori menarik yg saya ambil dari film “why did I get married?”

Teori itu dinamakan 80/20, dimana individu yang sudah memiliki pasangan hanya membutuhkan sekitar 80% dari pasangannya tersebut, tetapi ketika ada individu yang lain yang mencoba menawarkan another 20%, dan dia berpikir bahwa 20% ini akan membuatnya lengkap, dia akan berusaha utk mengambil 20-nya tersebut. Dan saat itu terjadi, dia kehilangan 80-nya…


Hehehe..menarik ya?

Well, that’s enough for today’s lesson.

CPW mesti tidur, supaya mata tak berkantung, karena dia mesti terlihat cantik dan sehat dalam 2 minggu lagi..dan satu lagi: mesti lebih kurus!! alamak!!...

Friday, June 27, 2008

Hollywood Movie

Dan disanalah kami, berdua, menonton 2 film hollywood diPlanet Hollywood. Hey, terdengar berima ya? ;p


First movie, Incredible Hulk.
Alasan no.1: Edward Norton. Tadinya saya malas menonton film ini, tetapi saya tidak begitu kecewa, karena ternyata Louis Leterrier (sang sutradara), bisa membawakan film ini dengan tidak buruk.

adegan favorit: kamera panning menunjukkan susunan rumah2 kumuh, padat di Brazil…Pakdhe Louis bisa membuat kekurangan Negara itu menjadi begitu indah (saran saya, tontonlah film ini di bioskop, film original, duduk baris depan!TOP). casting juga dilakukan dengan baik, setiap actor terlihat pas memerankan tiap2 character –nya.

Another favorit scene: saat hulk terbang dan beradu di udara dengan Abomination. Trus saat Hulk bilang “Hulk!Smash!” hihihi..soo comical.

Tetapi seperti lazimnya, film ini typically so Hollywood. Mulai dr ceritanya sampe ke eksekusinya. Tengoklah, adegan dimana Bruce Banner (masih sodaraan sama Bruce Wayne?) tercampakkan oleh cintanya dan berjalan sendirian di malam hari, perlulah ditambahkan dengan setting hujan lebat (plissss deh…ini kan ramuan jadul..masak masih ngekor jaman Sinetron Tersanjung thn 98, dimana sang lakon dilusir sama ibu mertua dalam ujan deras sambil menangis). Plus tak lupa adegan “ciumsanaciumsana” yang juga selalu ada disemua film Hollywood.
Sang tokoh Hulk, sayangnya terlihat ‘palsu’, efek kartunnya masih keliatan bgt, seharusnya menurut standar Hollywood, hal seperti itu bisa dicover lah…

Again, Edward Norton is the best! Walaupun bang Edward gak dibikin super kekar seperti perannya di American History X, tapi menurutku dia nendang bgt!
Mungkin begitulah trend saat ini di bukit “kayu suci” sana. Dimana para tokoh2 Hero mulai diperankan oleh manusia2 biasa, supaya terlihat membumi. Contohnya si Hulk yg dulu diperankan oleh si Eric Bana yang cwakep dan kweren itu digantikan dengan Edward Norton, Daniel Craig menggantikan Price Brosnan yang dendy di James Bond (dll).

Hero sekarang didefinisikan sebagai manusia biasa, dengan bentuk& tinggi badan ‘biasa’, dengan tampang rata2, ditunjukkan bisa terluka dan menangis, mungkin supaya terlihat lebih humanis….

Trus kemana dong, para mas2 yang cakep itu? Senangnya mereka sekarang bermain di film drama...yang bikin saya makin tersedu (owh, saya jadi inget film Romulus my father, yang diperankan oleh Eric Bana yang yummy itu..)

Second movie, Sex and The City.
Film yang rencananya akan saya tonton jam 19.oo itu sold out! Bayangkan! Habis! Satu ruangan penuh! Ahhh…ternyata film dewasa juga bisa sold out ya?

Di samping mbak2 penjual karcis, ada tulisan “teater 5 hanya untuk orang dewasa” (padahal di teater 2, tempat saya menonton Hulk, ada adegan yang tidak pantas ditonton oleh anak2, dan mereka membolehkannya).
Film ini saya tonton setelah saya menonton Hulk. Tadi saya menemani dia sekarang dia yang menemani saya, quite fair rite? :)

Saya tidak bisa berkomentar banyak soal film ini, karena memang tidak banyak berbeda dengan serialnya. Kekonsistenan karakter tokoh, cara bercerita narasi, dan tema yang ditawarkan tak banyak berubah.
Tetapi film ini lebih dari cukup untuk mengobati kekangenan saya, akan Carrie—yang masih juga mencari love of her life-nya. (dan saya yakin2 perempuan2 chic lain yang berbondong-bondong datang malam itu ke bisokop)

Dan tentu saja gelaran sandang yang dipamerkan dalam film ini, bikin kami para penonton perempuan mendesis histeris „aih lucu bgt!“ atau „keren bgt!“ ya,you know...hal2 semacam itu. Mulai dr baju penganten yang so damn beautiful, Fabulous shoes, romantic interior. Memang benar kata orang, ada barang ada rupa.
Tak perlulah dipikirkan dr mana seorang penulis bisa membeli barang2 bermerek sebegitu mahalnya, karena memang film ini memang hanya menawarkan romantic comedy (lagi-lagi) khas Hollywood.
tips: kalaupun anda lagi mati gaya gak bisa ngajak sobat perempuan anda, gak papa kok utk ajak teman pria anda karena Joke-joke yang ditawarkan seger kok. Pas. Gak kurang. Gak lebih.

Favorit scene: saat carrie& Mr Big berada di atas kasur sambil membaca berdua!
Dan inilah yang dibacakan Carrie ke Mr.Big

Good morning, on July 7
Though still in bed, my thoughts go out to you, my Immortal Beloved, now and then joyfully, then sadly, waiting to learn whether or not fate will hear us -
I can live only wholly with you or not at all -
Yes, I am resolved to wander so long away from you until I can fly to your arms and say that I am really at home with you, and can send my soul enwrapped in you into the land of spirits -
Yes, unhappily it must be so -
You will be the more contained since you know my fidelity to you. No one else can ever possess my heart - never - never -
Oh God, why must one be parted from one whom one so loves.
And yet my life in V is now a wretched life -
Your love makes me at once the happiest and the unhappiest of men -
At my age I need a steady, quiet life - can that be so in our connection?
My angel, I have just been told that the mailcoach goes every day - therefore I must close at once so that you may receive the letter at once -
Be calm, only by a calm consideration of our existence can we achieve our purpose to live together -
Be calm - love me - today - yesterday - what tearful longings for you - you - you - my life - my all - farewell.
Oh continue to love me - never misjudge the most faithful heart of your beloved.
ever thine
ever mine
ever ours

Tuesday, June 10, 2008

itinerary gak penting

Menempati kantor baru, kayaknya gak ada yg berubah dr diri saya.
selain perubahan rutinitas pastinya. Kantor yang hakekatnya dekat dengan hunian, mesti ditempuh dengan 2-3 kali ganti angkot (padahal kl naik motor Cuma 5menit saja, dan kl naik mobil bisa sampe 1 jam!weleh..).
plus 4 kali menyeberang jalan raya bwesar dalam 1 hari, jika dikali dengan 20 hari maka saya akan 80 kali menyebrang dalam 1 bulan L (baca: 80 kali deg-degan dalam 1 bulan, tiap pagi dan malam)
bukan itu saja, walaupun jam kantor dimulai lebih siang tetapi saya malah jadi lebih mengantuk—mungkin karena keenakan digoyang2 bis plus belaian angin sepoi2 berpolusi. Dan utk menghindari bolak balik menguap saya jadi mesti ngopi setiap hari. Bayangkan, saya yang tadinya anti caffein, karena sifat diuretiknya, tiba2 jadi punya kebiasaan nenteng mug berisi kopi tiap pagi....

Btw, pagi ini saya datang dengan baju yg belum di setrika! Hehehe..(saya bukannya pemalas, tp lg gak sempat aja ;p) Tp saya yakin enggak akan ada orang akan sadar kok, karena biasanya 30menit kemudian, saya akan mengenakan jumper tebal saya...(karena kantor ini seperti iglo! Dwingin sekali!! Saya sampe perlu punya persediaan 1 jumper, 1 sweater, 1 pashima dan 1 shawl plus kaos kaki)

Friday, June 06, 2008

lamunan

Tadi malam pulang jam 12. Dalam keadaan sama sekali lupa bahwa berada di jalanan jam 12 malam di kursi belakang taksi, berkendara dari ujung Jakarta ke ujung yg lain, adalah hal yang patut dikhawatirkan. Sesampainya di kost, rasanya badan yang mulai merenta ini meminta tidur saja. Tetapi saya tetap memaksakan diri membasuh muka, menggosok badan, dan sedikit membersihkan badan yang seharian membantu otakku bekerja. Jakarta masih dingin, hujan sesorean… Terbangun dengan panic, kukira sudah jam 745, ternyata masih jam 645. Ah, mata ini memang sudah mulai bertambah cacat. Melalui hari dengan kerusuhan yang sama, untunglah malam ini bisa pulang cepat. Karena rasanya badan ini sudah mulai minta utk segera direbahkan. Setelah menggoreng tofu, memasak nasi dan memakannya dengan lahap sambil melewatkan tayangan Mamamia. Hehe, another tayangan at-least-not-sinetron”. Iseng2 menyalakan laptop, menyediakan diri di bursa maya, berkunjung ke blog2 favorit. Memasukkannya dalam catatan-buku. Dan menikmati keberagaman ide teman tersayang. Sambil menikmati alunan dari abang John Mayer, Michael Buble dan Jamie Cullum berdendang. Sayang, suara saya sumbang… Lalu lamunan saya melayang… Minggu pagi yang lalu, salah satu adik ipar mama saya meninggal. Jantung. Saya shock. Karena setahu saya, almarhum tidak menunjukkan gejala apapun yang menunjukkan tanda2 sakit tertentu. Setelah shock saya reda, saya baru bisa berpikir tentang anak2 almarhum yang masih kecil (8&13 thn). Siapa yang akan mengurus mereka? Lalu malam ini, setelah 2 malam berlalu. Saya baru bisa ‘melihat’ kembali ke belakang. Allah memang sang Maha Pemberi yang Terbaik. Dulu (alhamdulillah sekarang sudah tidak) bertahun-tahun lamanya om saya menganggur, banyak usaha yang sudah dia lakukan tak kunjung mempan utk bisa membuatnya mandiri. Ketika dimasa itu, saya juga sempat berpikir, ada apa ini? Kenapa begini? Apakah dia memang sebegitu tidak kompetennya? Barulah di masa ini, terungkap—yang menurut penafsiranku—adalah jawabannya. Dulu, si suami dibuat menganggur dengan imbalan bisa bersama sang istri beratus-ratus hari lamanya, siapa yang mengira bahwa sang istri akan diambil secepat ini? Dulu, si suami dibuat menganggur dengan harapan bisa akrab dengan anak2, karena sekarang dia mesti mengurus anak2 itu sendirian. Masyallah, betapa umur itu adalah rahasia besar Sang Khalik…

Monday, May 19, 2008

wrong perception

Tadinya saya sempat tidak habis pikir kenapa (kebanyakan) perempuan setelah menjadi ibu-ibu kok jadi (maaf) lemot? Gak lagi update dan cerdas. Biasanya itu terjadi pada mereka yang menjadi ibu rumah tangga.

Mangkanya waktu saya masih berjualan produk yang target marketnya adalah para ibu. (btw, kami membedakan target ibu menjadi ibu kerja dan ibu rumah tangga).
Kami (diajarkan) membuat cerita dalam iklan tersebut dengan alur yang sangat mudah dimengerti, bahkan terkadang alur tersebut menurut saya sudah cukup mudah, eh masih dibikin lebih mudah lagi…seakan-akan para ibu dianggap benar2 tidak cukup cerdas utk mengerti, ahhh…kl gt kapan mereka bisa majunya?
Lihatlah iklan produk utk para ibu. Begitu literal dan ringan,
Jika kami insist dengan cerita/ lay out yang kami buat sedikit butuh “effort utk berpikir” maka ide kami itu akan terbuang percuma saat di meja riset, karena ternyata…mereka memang enggak ngerti…hff. ahh..miris rasanya...bertanya2 kenapa bisa begitu...maka saya mengetik C spasi D, capcay Deeee….

Tiba2 saya menemukan sebuah alasan!
menjadi seorang istri yang mempunyai suami itu memang menyenangkan, yang tadinya semuanya dipikirkan sendiri—saat menjadi seorang single—sekarang dipikir berdua, trus utk hal2 tertentu istri biasanya menyerahkan hal tersebut sepenuhnya pada pasangan. Contohnya saya, walaupun belum menikah, saya benar2 bisa menyerahkan urusan tata letak/lay out ke lelakiku, aku tinggal brief sebentar dan tarraaa…dia memberikan sebuah ide yang cemerlang, akhirnya saya jadi malas “berpikir” hehehe...
ah sudahlah…kan ada dia” begitu pikir saya.

analogi yang sama terjadi pada saat kita bekerja, bisanya kita bekerja dengan team right? Dari sekian banyak pekerjaan yg ada di kantor, kita Cuma kebagian sebagian dari pekerjaan itu, contohnya, yang akan nyapu dan sama yang akan ngurus keuangan dibuat terpisah.
Hal yang sama juga terjadi di terjadi di rumah, yang akan bertanggung jawab mengurus anak dan yang akan mengurus mobil itu dikerjakan oleh dua orang yang berbeda, mereka menjadi specialists di masing2 bidang pekerjaan mereka.

Artinya...bukan berarti jika yang namanya ibu rumah tangga itu artinya tidak berpikir dengan cara yang sama dengan kita/update, tapi hanya saja…definisi update kita dan mereka pastilah berbeda. Kita update tentang siapa penyanyi yang ada di tangga top 40 billboard, sedangkan mereka update dengan bagaimana cara membuat brownis kukus ketan hitam
agree? :)

Tuesday, May 13, 2008

passion

saat kuliah, saya begitu bercita-cita untuk bisa memegang brand besar, bahkan keinginan itu masih ada sampai sekitar 3 bulan yang lalu. terbayang dalam ingatan saya; kebanggaan itu

tapi kebanggaan itu berbanding lurus dengan big expectations since big client have big expectations (too) from their team.

dedikasi yang luar biasa! itu intinya: waktu, tenaga, pikiran.. saya dituntut untuk selalu ada, selalu siap physically, full with bunch of idea (and have to be good one), tak pernah salah, selalu terjaga, dan semua itu dibayar dengan indahnya CV saya.

tapi apa essensi sesungguhnya?

karena ketika system ini berjalan baik, berjalan mulus..bukan saya yang mendapatkan pujian, bukan saya yang bertambah kaya…bukan! sama sekali bukan!

kini, saya sudah tak menginginkan itu.

saya akui saya sangat menikmati masa2 kejayaan itu. tetapi apa iya ini yang saya mau?

karena hal ini mempunyai konsekuensi saya sebagai manusia tak pernah punya waktu untuk berkontemplasi diri, saya tak tak merasa menjadi manusia, saya hanyalah bagian dari system yang harus bergerak selaras dengan yang lain. semua berjalan begitu cepat hingga saya tak menyadari apa yang terjadi pada diri, dan lingkungan saya.

saya menginginkan hidup yang seimbang, kerja boleh sekeras kuda, tapi aku juga ingin bermalas diri serupa babi. saya perlu memperhatikan diri sendiri, I need to know apa yang terjadi pada saya, apa yang terjadi pada lingkungan apa yang terjadi pada orang2….

sekarang saya ingin bekerja dengan waktu normal, walau itu konsekuensinya saya tak lagi memegang brand besar, saya pikr itu tak masalah bagi saya. karena insyAllah bagi saya, belajar bisa dimana saja.

tadinya saya bertanya, apakah artinya saya sudah tak bersemangat lagi? dimana passion saya? apakah ini kosekuensi dari bertambahnya usia? apakah saya akan berakhir dengan menjadi manusia mediocre

tapi tak berapa lama, saya menemukannya.

passion saya masih disini, masih di di saku depan baju saya, yang selalu menemani saya kemana saja, berbuat apapun. hanya saja dia sudah berubah bentuk. menjadi lebih berbentuk. karena dia juga ingin tempat dimana dia berada dalam keadaan yang sehat baik jiwa maupun jasmaninya.

dan saya berjanji saya akan selalu menjaganya.

karena dengan itu saya merasa menjadi manusia yang menyukuri makna hidup. betul?

past

07.58 aku sudah sampai di kantor.

Si boss sudah datang, hfff..

“selamat pagi Mbak” sambutku ramah, mencoba utk berbasa basi.

Dia hanya menjawa “hmm..” dingin, dan bikin emosi

“Hf, sabar..swabar ya....dia kan emang gitu, ” kataku dalam hati.

Kunyalakan komputer.

Ritualku dimulai. Click on microsoft outlook, waiting for a burst of e-mail.

Tring... folder box dengan judul “Boss menyala... deg deg deg..jika ada setumpuk email maka, folder itu adalah folder yang pertama kali aku buka utk ngecek wheter she complaining about my job? Hfff...gak ada, cuma email2 CC dari email2nya dia ke client. Setelah itu, baru deh aku cek email2 dari client, dari media, dari internal..

Setelah keadaan terkendali, i go to the kitchen, biasanya bikin green tea ( to make ur skin younger ;) atao kl stock nya habis dan belum gajian maka aku pilih bikin kopi bercream yang tersedia gratis, then back to my desk.

Menyeruput kopi/teh dengan teman roti atau kadang gorengan (hihihi...enggak sehat ya ;)

Melipat lengan kaos Mango-ku, melepas jam Casio biru-ku (uwh, aku cinta bgt sama jam ini, karena aku beli dari bonus pertama dan terakhir waktu kerja di Bank hehehe..., eh ada cerita lucu soal asal usul jam ini, kapan2 kucritain ya).

Kupasang headphone yang mendendangkan lagu2 Sting yang menenangkan jiwa.

And here we go.

  1. baca email feedback dari client, soal script advertorial yang akan tayang 2 minggu depan di Nova. Ok setuju.
  2. meneruskannya ke Nova, tentu dengan sedikit kata pengantar di depan dan di belakangnya ya (eh, kl kata pengantar berada di belakang apa namanya ya)
  3. cek2 to-do-list today...hmmm. ini mesti pindah kesana, itu mesti pindah kesini, dudududu... ada deadline apa aja hari ini? Alhamdulillah enggak ada :D
  4. karena enggak ada, maka kesenangan dimulai:

membuka yahoo mail beta utk mulai Online di jagat perYM-an.

Blogwalking (nemu blog baru yang inspiring niii...asyiiikkk)

Tiba2..trrriiing! kepalaku penuh dengan ide , moodku utk menulis membuncah tak karuan)

Kubuka microsoft Word dan i just simply jut down every single word that come to my head.

Selama melakukan ini, aku sembari ngecek email yang pop up, telp client utk minta feedback yg dia janjikan pagi ini (oowh, victor km ada dimana???)

Dan blogwalking hehehehe....

tiba-tiba…”siska! sini kemeja saya!”

deg! jantung saya berhenti berdetak, jari saya membeku..argghhh!!kesenangan berakhir…


liar

ada sebuah pernyataan yang sepertinya diamini oleh banyak orang bahwa orang yg bekerja di biro iklan adalah orang kedua setelah pengacara yang pekerjaannya berhubungan dengan kebohongan dan menjual kebohongan.

saya dan teman2 lalu saling bercanda bahwa mungkin nanti di neraka kami ada di dasar keraknya berkumpul dengan para pengacara.

lalu apakah saya dan teman2 saya benar2 berbohong?

hmm…mari kita lihat ya?

produk yang kami (bantu) jual memang bukan produk terbaik, atau terenak karena kami—atau paling tidak saya—sadar bahwa enak itu sangatlah subyektif.

tiap hari kerja saya bekerja menjual kecap lewat print ad, TV advertorial, event2 dsb…

kecap yang saya jual memang tak mengandung apapun yang membuat orang yang memakannya menjadi lebih pintar atau lebih cantik, tapi saya akui kami menjual janji : jika anda menggunakan kecap yang nyata enaknya ini akan membuat anda (menjadi relative lebih mudah utk) diakui oleh orang2 terdekat bahwa anda hanya menggnakan bahan terbaik utk keluarga anda :P

lalu apakah saya menggunakan kecap ini di atas gorengan tahu saya? hmmm..tidak, saya menggunakan kecap merek pesaing karena rasanya lebih enak bagi lidah saya.

saya juga menjual produk perawatan yang menjanjikan bahwa jika menggunakan ini maka kulit anda akan menjadi lebih cerah dan ujungnya anda akan mendapatkan male’s appreciation.

apakah saya menggunakan product ini? tidak juga…saya menghindari menggunakan pemutih wajah karena tidak baik utk kesehatan kulit (lagipula, berangkat pagi pulang sore, sudah cukup bagi saya utk menjadi sedkiiiiiiit mencerah karena tak terpapar matahari hehee..).

apakah saya berbohong karenanya?

saya tidak berbohong, saya hanya tidak mengatakan kebenaran ^_^

it's time to say goodbye

keriuhan photosession, kehebohan persiapan kala memproduksi iklan tivi, keribetan saat meneliti color separation…I’ll miss them!

dalam bayangan path carrier, yang sering kubayangkan, menjadi seorang client (dan bukan menjadi 3rd party seperti sekarang adalah setelah aku mendapatkan jabatan Senior atau Manager… tetapi Alhamdulillah Sang Maha Kasih, memberikanku kesempatan itu lebih cepat.

hari demi hari terakhir ku disini kunikmati seperti biasa, tak ada yg berubah. tapi sejamaknya dalam perpisahan, aku akan merindukan ruangan ini. Agency pertamaku (dan apakah akan menjadi yg terakhir?)kolega2 dunia periklanan, teman lenong sebelah meja, dendangan dikala malam menjelang..hhfff…

ada semacam ketakutan, bagaimana jika aku tidak menikmati pekerjaan disana? bagaimana jika culture disana tidak lebih baik? bagaimana jika…bla..bla…bla…

tapi tidak!! aku tidak akan merindukan muka masam, tak bersahabat, bossy itu. aku tidak merindukan perlakuan tidak bersahabat dan kata2 tidak menyenangkan itu.

selamat tinggal!,

be a writer!

salah satu cita2 saya yang belum kesampaian adalah jadi penulis.
hahahaha..terdengar agak berlebihan gak sih?
tapi serius, before i deliver a baby i think i should deliver a novel first!
tapi mimpi tinggal mimpi..sampai sekarang, hal itu enggak pernah kesampaian. kerangka karangan selalu berakhir di tempat sampah. dan ide2 biasanya akan berakhir di bantal bercampur dengan iler (ups...)
mungkin, saya mesti berhenti bekerja, dikurung di kamar selama setahun...seperti saat saya mengerjakan skripsi dulu..

tapi... ntar kl begitu yg mesti bayar kos, beli makan, beli DVD,dan jalan2 ke mall siapa?

Friday, May 09, 2008

designer wannabe

ada kebiasaan baru saya dalam beberapa hari ini…

menengok situs2 interior…

hihihi..

sesuatu yang membangkitkan jiwa lama saya.

dulu saya pernah bercita2 utk belajar ini, tapi kayaknya segala keilmuan yg berhubungan dengan seni, terlihat kurang direstui. sehingga saya memutuskan utk belajar art + commercial = advertising! :D

ok. back to interior….

kenapa saya kembali menengok ke halaman2 indah ini—yg setiap melihatnya membuat jantung saya langsung berdegap, mata saya membulat kegirangan, masalah2 saya terlupakan, bawaanya kangen mulu, and makes me want to grab them all!

karena sekarang saya memiliki ruangan seluas 4x5 meter yang bisa saya dekor sesuka hati saya

yup yupp….my new place to live.

progress sejauh ini cat kamar biru, dapur kuning, dengan keramik putih, korden pink pastel. masih banyak bgt yg perlu di up grade…

jadilah saya belajar cara milih spring bed (dan ngitung2 seribu kali cara buat dapet duit nya), cara milih cat, dimana beli barang murah, belajar padu padan warna (dingin& hangat) hahahha..pengalaman br nii…seru juga ya…

at least, I can (learn to) be designer at my own place ….cia yo!