isi mejaku:
sudah setahun aku bekerja disini dan pindah meja 3kali.
mungkin meja ini akan menjadi pelabuhan terakhirku kecuali aku pindah ke agency lain hehe...
as you can see, berantakan...(biar keliatan kerja-lah)...
ok, let start ya:
- percis disebelah komputer adalah lampu, lampu ini akan menyala tepat setelah jam6pm, karena lampu dan AC di gedung ini selalu mati setelah jam 6. padahal aku seringkali bekerja hingga larut malam, memeriksa copy2 advertorial, cek warna di final artwork, lihat timeline project,dll... jadi pantes aja kalo minus mataku bertambah tebal saja... (that's why ada lampu gede& kipas angin jumbo di depan mejaku,biar anak2 gak kepanasan kali ya?)
- dibawah lampu ada boneka kecil, teddy bear merek Nutrilon, merchandise peninggalan Nutricia dulu...
- calender, must have item seorang AE, warning sign that everyday counts.
- botol aer minum, yang tiap pagi diantar damin/mugi. isinya cuma 600ml, itupun kadang aku gak habis, karena saking gak sempet&gak inget utk minum, padahal dengan siklus kerja dan dalam ruangan dwingin kayak gini, seharusnya aku banyak2 minum.
- obat ester C. setip pagi kuminum (ini juga kalo inget). Buat aku yang rentan bgt flu, obat ini pwenting!!
- agenda, ini juga barang penting utk masukin semua deadline dan to-do-list tiap hari.
- alat tulis, yang gak pernah masuk kembali ke tempatnya dan suka banget diklepto sama anak2 swebel....
- CEMILAN!!!... suatu hari, tim kita kedatengan orang baru, baru juga 2 hari dia gabung, suatu pagi dia bilang "kayaknya siska suka ngemil, ya?" heks!! gubrak! so obvious ya :) tapi itu obat ampuh untuk mengaburkan stress yang seringkali melanda, jadi dipastikan rak dibawah mejaku terisi penuh dengan makanan :P
- handphone dengan volume plus vibrate kencang yang mesti ON, full batery dan terisi pulsa, buat alat komunikasi ke client, supplier, anak tim yang lain.
- celengan..itu di pinggir kiri yang nyempil, buat nyimpen recehan, kalo damin susah ngasih kembalian tiap makan siang, karena dia suka sekali bilang "punya gope'an mbak?" ....
No comments:
Post a Comment